Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Rumah di Singapura 2020 Ditutup dengan Catatan Positif

Penjualan apartemen swasta baru di Singapura melonjak 57 persen bulan lalu menjadi 1.217, dari 774 pada November, menurut data Urban Redevelopment Authority yang dirilis pada Jumat (15/1/2021).
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 15 Januari 2021  |  22:40 WIB
Residensial di Singapura. - Bloomberg
Residensial di Singapura. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Penjualan rumah Singapura ditutup pada catatan positif tahun lalu karena penjualan naik terbesar dalam 6 bulan pada bulan Desember, menandakan pasar yang tangguh yang telah melewati resesi terburuk.

Penjualan apartemen swasta baru melonjak 57 persen bulan lalu menjadi 1.217, dari 774 pada November, menurut data Urban Redevelopment Authority yang dirilis pada Jumat (15/1/2021).

Itu angka tertinggi sejak September, sebanyak 1.329 unit terjual. Kenaikan persentase tersebut merupakan yang terbesar sejak Juni, saat pembelian berlipat ganda.

Seperti banyak negara lainnya, pasar properti residensial Singapura terpukul parah pada puncak virus, diperburuk ketika kota itu menjalankan lockdown selama 2 bulan. Selama waktu itu, penjualan turun mendekati level terendah dalam 6 tahun, sementara harga turun.

Pemulihan pasar properti Singapura lebih cepat daripada di negara lain. Permintaan yang terpendam akibat lockdown, suku bunga rendah, dan suntikan stimulus senilai lebih dari Sin$ 100 miliar memungkinkan pasar perumahan untuk pulih.

Pada satu titik, penjualan naik ke level tertinggi dalam lebih dari 2 tahun. Nilai properti juga mengalami peningkatan terbesar dalam lebih dari dua tahun, menurut perkiraan terbaru pemerintah.

Pembeli diperkirakan berduyun-duyun ke pasar di tengah optimisme penyebaran virus di kota itu bakal terkendali, dengan langkah-langkah pelonggaran pemerintah dan meluncurkan vaksinasi.

Seiring dengan perkmbangan yang cukup positif, Pemerintah Singapura memperkirakan ekonomi akan tumbuh 4 persen hingga 6 persen pada tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti singapura

Sumber : Bloomberg

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top