Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menhub Budi: Hari Ini Fokus Cari Korban Sriwijaya Air SJ-182

Menhub Budi menuturkan agenda evakuasi kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 adalah pencarian korban karena banyak keluarga yang sudah menunggu.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  16:36 WIB
Prajurit Kopaska TNI AL berdiri di dekat kantong berisi jenazah dan serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang dievakuasi ke atas KRI Rigel-933 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/2021)./Antara - Sigid Kurniawan
Prajurit Kopaska TNI AL berdiri di dekat kantong berisi jenazah dan serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang dievakuasi ke atas KRI Rigel-933 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/2021)./Antara - Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada hari ini Senin (11/1/2021) akan berfokus kepada upaya pencarian korban jatuhnya Sriwijaya Air (SJ-182) sejalan dengan upaya pencarian black box atau kotak hitam pesawat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan konsentrasi utama hingga hari ini pencarian korban karena banyak keluarga korban yang sudah menunggu. Dia telah bertemu dengan keluarga korban untuk menyampaikan upaya pemerintah memaksimalkan pencarian, memberikan instruksi kepada pihak maskapai serta Jasa Raharja.

Para keluarga korban, sebutnya, tak hanya berasal dari Pontianak dan Jakarta tetapi juga berasal dari Bangka Belitung, Jawa Tengah, dan Bandung. Pertemuan dengan keluarga korban, juga diharapkan memberikan rasa aman dan kepastian.

“Dalam melakukan upaya intensif black box juga dilakukan tetapi bagaimana kita menangani pencarian korban ini menjadi konsentrasi kita semuanya. tentu kita mengharapkan korban mendapatkan tempat di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya, dalam konferensi pers di Bandara Soekarno–Hatta, Senin (11/1/2021).

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bakal mengerahkan 53 unit kapal untuk melanjutkan pencarian puing-puing pesawat dan para korban Sriwijaya Air SJ-182 di Kepulauan Seribu.

Koordinator Misi SAR (SMC) Brigjen TNI (Mar) Rasman mengatakan jumlah tersebut merupakan penambahan dari sekitar 30 kapal yang dikerahkan kemarin. Tujuannya adalah mengantisipasi perluasan jangkauan pencarian puing-puing pesawat dan para korban.

"Kalau kemarin masih sekitar 30-an, sekarang hari ini sekitar 53 kapal yang akan terlibat langsung dalam pencarian dan pertolongan," ujar Rasman, Senin (11/1/2021).

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB dan jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sriwijaya Air Kemenhub
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top