Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Arifin Tasrif Tetapkan Prioritas Kebijakan Sektor ESDM 2021

Upaya tersebut segera diselesaikan secara cepat, cermat, dan profesional.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  18:58 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengikuti rapat kerja dengan Komisi VII DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2020). ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengikuti rapat kerja dengan Komisi VII DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2020). ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif menetapkan kebijakan sektor ESDM untuk tahun ini untuk menjawab tantangan yang dihadapi sektor tersebut. Upaya tersebut, katanya, segera diselesaikan secara cepat, cermat, dan profesional.

"Ada beberapa program dan kegiatan yang menjadi prioritas Kementerian ESDM pada 2021," jelas Arifin saat konferensi pers terkait Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2020 dan Rencana Kerja Tahun 2021, Kamis (7/1/2021).

Pada subsektor mineral dan batu bara, Menteri ESDM akan mempercepat proses pembangunan smelter, menyusun kebijakan percepatan peningkatan nilai tambah batu bara dan pemenuhan kebutuhan domestik, implementasi peningkatan penggunaan produksi dalam negeri dan peningkatan tingkat komponen dalam negeri bidang minerba serta pengawasan dan penilaian reklamasi dan pascatambang berbasisg teknologi penginderaan jarak jauh.

Di subsektor ketenagalistrikan dan energi baru terbarukan dan konservasi energi, pemerintah akan memfokuskan ke pembangunan infrastruktur pembangkit listrik 27.000 megawatt (MW), transmisi 19 ribu kms, gardu induk 38.000 MW, dan pengembangan smart grid.

"Dari sektor transportasi, kami mendorong pemanfaatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai," ungkap Arifin.

Ada pula program konversi pembangkit listrik BBM ke gas bumi atau energi baru terbarukan (EBT), pembangunan penerangan jalan umum tenaga surya sebanyak 22.000, revitalisasi PLT EBT, pembangunan PLTS penunjang kementerian/lembaga, dan alat penyalur daya listrik sebanyak 43.192 unit.

"Untuk mendukung sektor pertanian dan perikanan, kita akan membangun PLTS atap dan PLTS cold storage," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian esdm kebijakan
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top