Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AirNav Indonesia: 2020, Pergerakan Pesawat Turun 42 Persen!

AirNav Indonesia mencatat terjadi penurunan pergerakan pesawat hingga 42,67 persen selama 2020 di seluruh ruang udara Indonesia.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 04 Januari 2021  |  20:23 WIB
Caption: Seorang pegawai AirNav sedang mengamati pergerakan pesawat di Air Traffic Controller Working Positions Bandara Supandio Pontianak - Bisnis.com/Rio Sandy Pradana.
Caption: Seorang pegawai AirNav sedang mengamati pergerakan pesawat di Air Traffic Controller Working Positions Bandara Supandio Pontianak - Bisnis.com/Rio Sandy Pradana.

Bisnis.com, JAKARTA - AirNav Indonesia mencatat terjadi penurunan pergerakan pesawat hingga 42,67 persen selama 2020 menjadi 1.202.748 pergerakan, sedangkan pada 2019 mencapai 2.097.595 pergerakan

Direktur Utama AirNav Indonesia M. Pramintohadi Sukarno menuturkan pada Desember 2020 melayani total 122.480 pergerakan di seluruh ruang udara Indonesia. Angka ini turun 34 persen dibandingkan dengan pergerakan yang kami layani pada Desember 2019, yakni 184.752.

"Total pergerakan pesawat udara yang kami layani pada 2020 adalah 1.202.748 pergerakan, sedangkan pada 2019 adalah 2.097.595 pergerakan. Namun, tren pergerakan pesawat udara sejak Mei 2020 sampai dengan saat ini terus meningkat dan berangsur pulih,” terangnya, Senin (4/1/2021).

Di sisi lain, selama Desember 2020 pun terjadi periode puncak Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru). Airnav pun membentuk posko pengawasan Nataru pada 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

AirNav mengelola 55.188 pergerakan pesawat udara pada periode angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Dia menjelaskan lima bandara dengan pergerakan pesawat udara terbanyak yang dilayani hari Minggu kemarin antara lain adalah Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dengan 902 pergerakan, Bandara Juanda, Surabaya, dengan 262 pergerakan, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, dengan 257 pergerakan, Bandara Hasanuddin, Makassar, dengan 243 pergerakan, dan Bandara Kualanamu, Medan, dengan 152 pergerakan.

“Pada 23 Desember 2020, kami melayani 3.848 pergerakan pesawat udara, yang juga merupakan jumlah tertinggi pada periode angkutan Nataru ini. Rata-rata jumlah penggunaan slot penerbangan pada delapan bandara besar mencapai 74 persen,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

AirNav
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top