Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Stafsus Menkeu Ucapkan Terima Kasih ke SBY, Anggaran Pendidikan Sesuai Mandat

Alasannya untuk pertama kali anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di sektor pendidikan sesuai mandat.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 02 Januari 2021  |  20:39 WIB
Susilo Bambang Yudhoyono - Instagram Ano Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono - Instagram Ano Yudhoyono

Bisnis.com, JAKARTA - Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengucap terima kasih kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Alasannya untuk pertama kali anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di sektor pendidikan sesuai mandat.

"Pada tahun 2009, APBN kita memenuhi mandat konstitusi yaitu alokasi anggaran 20 persen untuk sektor pendidikan. Pencapaian penting ini harus dilanjutkan dan ditingkatkan, terutama kualitasnya," katanya melalui cuitannya di Twitter, Sabtu (2/1/2020).

Yustinus menjelaskan bahwa pencapaian SBY tersebut dilanjutkan di era Jokowi pada periode pertama, atau tepatnya 2016 untuk sektor kesehatan.

"Pertama kali alokasi anggaran kesehatan memenuhi mandat konstitusi sebesar 5 persen," jelasnya.

Berdasarkan data yang dia tunjukkan, rasio belanja kesehatan terhadap APBN di era SBY yang paling tertinggi sebesar 3,3 persen pada 2014.

Jokowi lalu terus meningkatkannya hingga mengikuti mandat sebesar 5 persen pada 2016. Berdasarkan capaian tersebut, Yustinus mengapresiasi atas kinerja SBY selama manjadi kepala negara.

"Yang baik diapresiasi dan didukung, yang kurang dibantu, yang menyimpang dikritik," ucapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sby menkeu anggaran pendidikan
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top