Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wow! Rekor, Indonesia Dapat Investasi Rp142 Triliun dari Korsel

LG bersama beberapa perusahaan, salah satunya Hyundai, ini akan membuat pabrik sel baterai kendaraan listrik pertama di dunia karena produksinya dari hulu sampai hilir.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 30 Desember 2020  |  12:15 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memberikan pemaparan dalam seminar Indonesia Economic & Investment Outlook 2020 di Jakarta, Senin (17/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memberikan pemaparan dalam seminar Indonesia Economic & Investment Outlook 2020 di Jakarta, Senin (17/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melakukan nota kesepahaman dengan LG Energy Solution di Seoul pada 18 Desember 2020. Isinya tentang pembangunan industri sel baterai kendaraan listrik.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa kucuran dana LG bersama beberapa perusahaan, salah satunya Hyundai, ini akan membuat pabrik pertama di dunia karena produksinya dari hulu sampai hilir.

"Mulai dari pertambangan, smelter [peleburan], refining [pemurnian], industri prekursor, hingga katoda akan dibangun di Indonesia," katanya melalui konferensi pers secara virtual, Rabu (30/12/2020).

Bahlil menjelaskan bahwa investasi yang masuk dari perusahaan asal Korea Selatan ini sangat besar, senilai total US$9,8 miliar atau setara Rp142 triliun.

"Karena dalam catatan BKPM pascareformasi, investasi sebesar ini belum pernah ada. Ini luar biasa karena tengah pandemi Covid-19 kita punya peluang seperti ini. Ini momen bagi Indonesia untuk membangun optimisme dan kebangkitan," jelasnya.

Pengembangan industri baterai listrik terintegrasi tambah Bahlil, merupakan langkah mendorong transformasi ekonomi menuju Indonesia Maju 2045. Hilirisasi pertambangan adalah salah satu wujud transformasi tersebut.

"Indonesia akan naik kelas dari produsen dan eksportir bahan mentah menjadi pemain penting pada rantai pasok dunia untuk industri baterai kendaraan listrik. Di mana baterai memegang peranan kunci bisa mencapai 40 persen dari total biaya untuk membuat sebuah kendaraan listrik," ucapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik investasi bkpm korea selatan Baterai Mobil Listrik
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top