Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenhub Pastikan Merak-Bakauheni Penuhi Prokes saat Nataru

Kemenhub memastikan Pelabuhan Merak dan Bakauheni telah menjalankan protokol kesehatan selama masa libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru).
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  07:01 WIB
Pemudik tujuan Sumatra antre memasuki kapal Roro di Dermaga Eksekutif Sosoro Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (2/6/2019). Terhitung sejak H-7 hingga H-4 pukul 08.00 jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni Lampung sebanyak 400.309 orang. - Antara
Pemudik tujuan Sumatra antre memasuki kapal Roro di Dermaga Eksekutif Sosoro Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (2/6/2019). Terhitung sejak H-7 hingga H-4 pukul 08.00 jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni Lampung sebanyak 400.309 orang. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan seluruh sarana dan prasarana transportasi khususnya di Pelabuhan Merak dan Bakauheni telah melakukan SOP protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono telah melakukan tinjauan ke Pelabuhan Merak dan Bakauheni pada Minggu (27/12/2020). Dia ingin memastikan tidak ada kepadatan penumpang yang berlebih pada masa pandemi dan libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

"Saya ingatkan kita semua tetap harus jaga imunitas meskipun harus melaksanakan tugas di masa pandemi saat ini. Suasana hati harus terus happy dan tetap optimis," kata Djoko dalam siaran pers, Senin (28/12/2020).

Dia juga berpesan kepada jajaran Kemenhub di Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni untuk terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait demi kelancaran masa libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Dalam tinjauannya ke Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Djoko mengecek tempat pemeriksaan kesehatan rapid antigen/PCR test yang ada di Posko Kesehatan Nataru dan memastikan semua penumpang juga petugas menerapkan protokol kesehatan.

Sementara, General Manager PT ASDP Bakauheni Solikin menjelaskan akan ada penambahan loket untuk Roda 4 sebanyak 7 loket dan Roda 2 ditambah 4 loket. Itu dilakukan untuk antisipasi kepadatan penumpang yang akan terjadi melihat data ada sekitar 22.353 kendaraan yang belum kembali dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak.

"Kami akan melakukan antisipasi dengan penambahan loket. Menambah 7 loket Roda 4 dari semula 8 dan menambah 4 loket untuk Roda 2. Selain itu juga dengan sistem pembelian tiket elektronik (Ferizy) bisa juga mengantisipasi kepadatan penumpang karena dua jam harus sudah berada di tempat," ujarnya.

Sebagai informasi, jumlah penumpang yang naik dari Merak ke Bakauheni dari H-7 (18 Desember) hingga H+1 (26 Desember) sebanyak 337.074 orang. Untuk total kendaraan dari Merak ke Bakauheni sebanyak 82.781 unit, dengan rincian roda 2 sebanyak 12.543 unit dan roda 4 (mobil kecil, bus dan truk/kendaraan besar) sebanyak 70.238 unit.

Adapun, untuk jumlah penumpang dari Bakauheni ke Merak dari H-7 (18 Desember) hingga H+1 (26 Desember) sebanyak 240.062 orang. Untuk total kendaraan dari Bakauheni ke Merak sejumlah 60.428 dengan rincian roda 2 ada 5.555 unit dan roda 4 (mobil kecil, bus dan truk/kendaraan besar) 54.873 unit.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan Kemenhub
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top