Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sandiaga Ngotot Percepat Pembangunan 5 Destinasi Super Prioritas

Menparekraf akan mempercepat pembangunan 5 Destinasi Super Prioritas dan menjadi target utama program Kemenparekraf pada 2021.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  10:47 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno  -  Youtube : Sekretariat Presiden RI
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno - Youtube : Sekretariat Presiden RI

Bisnis.com, JAKARTA - Sandiaga S. Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menegaskan kembali pembangunan dan pengembangan 5 Destinasi Super Prioritas (DSP) akan menjadi target utama program Kemenparekraf pada 2021.

Sandiaga menuturkan untuk dapat bekerja cepat dan melakukan konsolidasi secara internal maupun eksternal dalam berjuang mengatasi dampak dari pandemi Covid-19 pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kita harus bergerak cepat, team work harus betul-betul diperkuat untuk dapat mengatasi pandemi sekaligus upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga dalam siaran pers, Senin (28/12/2020).

Dia menuturkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Panjaitan secara khusus meminta agar pembangunan Lima Destinasi Super Prioritas dapat segera disiapkan dan dilengkapi. Kemenparekraf akan melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait guna memastikan penyiapan berbagai infrastruktur.

Seperti dengan Kementerian PUPR terkait infrastruktur, Kementerian Perhubungan terkait kesiapan bandara maupun interkoneksi ke destinasi tujuan wisata, juga dengan Kementerian ESDM untuk dukungan jaringan listrik, dan lainnya.

"Saya diminta langsung untuk melakukan koordinasi, karena penyiapan infrastruktur serta sarana dan prasarana penunjang lainnya harus dipastikan tereksekusi dengan baik," ujarnya.

Dia menambahkan tidak hanya dari aspek infrastruktur, juga secara keseluruhan seperti destinasi serta yang tidak kalah penting kesiapan produk ekonomi kreatif seperti kuliner, fesyen, dan lainnya. Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo sebagai upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus penciptaan lapangan kerja.

Termasuk memastikan berjalannya pariwisata berkelanjutan hingga bagaimana mengelola sampah menjadi sumber energi. Serta yang tidak kalah penting adalah kesiapan sumber daya manusia dimana nantinya Kemenparekraf akan berkolaborasi dengan Kemendikbud.

"Labuan Bajo sudah menjadi destinasi investasi yang cukup seksi, begitu juga dengan destinasi lainnya seperti Borobudur, juga Mandalika yang harus kita lakukan persiapan dalam penyelenggaraan Moto GP," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top