Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penumpang Ini Dapat Prioritas Rapid Test dan PCR di Bandara

Kemenhub memberikan prioritas layanan terhadap penumpang yang hendak melakukan rapid test atau PCR di bandara untuk menghindari antrean.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 22 Desember 2020  |  18:59 WIB
Antrean calon penumpang yang akan melakukan tes Covid-19 di Farmalab Terminal 3 Bandara Soekarno-hatta pada Jumat (18/12/2020). Antrean mulai terlihat sejak pukul 11.00 WIB. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Antrean calon penumpang yang akan melakukan tes Covid-19 di Farmalab Terminal 3 Bandara Soekarno-hatta pada Jumat (18/12/2020). Antrean mulai terlihat sejak pukul 11.00 WIB. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah meminta operator bandara agar menambah titik layanan cek kesehatan di sejumlah bandara dan memprioritaskan layanan bagi penumpang yang berangkat pada hari yang sama dalam menindaklanjuti adanya antrean penumpang.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mengatakan penumpukan di bandara menjadi tak terelakkan pada masa awal pemberlakukan kebijakan pengetatan syarat perjalanan menggunakan angkutan udara. Namun, setelah sosialisasi yang dilakukan secara bertahap, dari hari ke hari jumlah penumpang sudah mulai terkendali dan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) tetap mengingatkan protokol jaga jarak yang wajib dilakukan.

Selain itu, Kemenhub juga terus mengawasi menjaga agar tarif layanan tetap terjangkau supaya pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

“Antrean sudah mulai berkurang dari hari ke hari dari yang tiga jam empat jam tadi sudah mulai terurai satu jam. Kami sudah minta untuk tambah pelayananan di Bandara Soekarno Hatta sudah jadi 7 titik. Tak hanya [Bandara] Soetta tetapi juga bandara padat lainnya seperti Juanda di Surabaya sudah minta ditambah,” ujarnya, Selasa (22/12/2020).

Selain menambah titik layanan, dia juga meminta agar layanan kesehatan diprioritaskan bagi penumpang yang memiliki jam keberangkatan pada hari yang sama. Penumpang pun diharapkan dapat menunjukkan tiket pesawat yang dimiliki pada saat melakukan tes.

Menurut Novie sejumlah bandara memang sudah harus memperbaiki metodologi yang dilakukan dalam pelayanan fasilitas kesehatannya supaya lebih dulu bisa memprediksikan jumlah penumpang yang hendak menjalani layanan.

“Akhir tahun ini memang cukup kompleks. Banyak orang liburan tapi angka covid-19 naik, jadi mau nggak mau memang kita harus menarik rem tetapi juga harus tetap produktif. Jadi fokus utamanya kita layanan ke penumpang harus terjaga,” imbuhnya.

Sementara itu, VP Corporate Secretary PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan jumlah permintaan untuk fasilitas cek rapid dan PCR di bandara masih cukup tinggi. Dia menuturkan per harinya bisa mencapai 4.000 – 5.000 orang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub bandara
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top