Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank BTN Usulkan Subsidi Kredit Konstruksi untuk Pengembang

Manajemen Bank BTN mengusulkan penyediaan subsidi kredit konstruksi untuk kalangan pengembang.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 10 Desember 2020  |  22:36 WIB
Ilustrasi kegiatan konstruksi properti. - Bloomberg
Ilustrasi kegiatan konstruksi properti. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bank BTN mengusulkan agar pemerintah dapat memberikan subsidi kredit konstruksi bagi para pengembang rumah bersubsidi.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Pahala N. Mansury mengatakan untuk meningkatkan sektor perumahan diperlukan pemberian stimulus kebijakan untuk supply dan demand side.

"Sektor perumahan membutuhkan stimulus, tidak hanya dari sisi demand, tetapi juga dari sisi supply. Selama ini stimulus hanya diberikan dari sisi demand saja, konsumennya saja," ujarnya dalam HUT ke-44 KPR BTN pada Kamis (10/12/2020).

Dengan diberikan subsidi kredit konstruksi bagi para pengembang rumah bersubsidi, menurut dia, akan membantu pengembang, terlebih dalam kondisi bisnis yang tertekan akibat pandemi Covid-19. 

Selain diberikan subsidi kredit konstruksi, stimulus supply lainnya yakni anggaran pembiayaan perumahan tahun 2021 sesuai dengan RPJMN 2020 - 2024 sebesar Rp46,3 triliun. Lalu pembelian PPN bagi rumah dengan harga jual Rp36,5 juta. 

Penyediaan data demand dan supply perumahan bagi real time. Selain itu, penugasan pemerintah kepada PLN dan PDAM untuk mrnyediakan jaringan dan supply daya listrik dan air kepada perumahan bersubsidi.

Selain itu, perlunya ketersediaan anggaran bantuan penyediaan perumahan di setiap tahunnya dan optimalisasi program manfaat layanan BPJS dan BPJS TK.

"Untuk land bank milik pemerintah yang tidak dioptimalkan dengan baik dimanfaatkan untuk membangun perumahan terutama rumah bersubsidi," tutur Pahala.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn bisnis properti kredit konsumsi
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top