Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kereta Api Terima Dana PEN senilai Rp3,5 Triliun

PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi menerima Investasi Pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (IP-PEN) senilai Rp3,5 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk pemenuhan arus kas operasional.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  03:30 WIB
Penandatanganan Perjanjian Pelaksanaan Investasi antara Kementerian Keuangan RI dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) tentang Pelaksanaan Investasi Pemerintah dalam rangka Program PEN kepada KAI oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, dan Direktur Utama SMI Edwin Syahruzad di Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (30/11/2020).  - KAI
Penandatanganan Perjanjian Pelaksanaan Investasi antara Kementerian Keuangan RI dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) tentang Pelaksanaan Investasi Pemerintah dalam rangka Program PEN kepada KAI oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, dan Direktur Utama SMI Edwin Syahruzad di Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (30/11/2020). - KAI

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi menerima Investasi Pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (IP-PEN) senilai Rp3,5 triliun. Dana tersebut akan dipergunakan sebagai pemenuhan arus kas operasional.

Investasi Pemerintah kepada KAI ini merupakan rangkaian upaya pemulihan ekonomi nasional yang merupakan bagian dari kebijakan keuangan negara oleh pemerintah untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19 dan/atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan/atau stabilitas sistem keuangan serta penyelamatan ekonomi nasional.

Investasi ini resmi diberikan dengan dilaksanakannya penandatanganan perjanjian pelaksanaan investasi dalam rangka PEN oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, dan Direktur Utama SMI Edwin Syahruzad di Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (30/11/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Penerima Kuasa Komisaris Utama KAI Rahmat Hidayat dan Direktur Keuangan KAI Salusra Wijaya.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan pihaknya mengapresiasi KAI sebagai penyintas yang tangguh. Menurutnya, KAI telah melakukan crisis management yang baik. “Pemberian investasi ini insyaallah akan kita lakukan dengan tata kelola yang baik dengan kesungguhan dan niat baik, agar memberikan yang terbaik pula untuk negara kita ini.”

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan dukungan pendanaan dalam rangka program PEN ini bertujuan untuk mendukung likuiditas dan solvalbilitas KAI, khususnya digunakan untuk operasional KAI akibat terdampak Pandemi Covid-19.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak terutama Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, dan SMI. Kami harap investasi ini dapat mendukung kebutuhan operational cash flow, sehingga KAI dapat melayani kebutuhan transportasi masyarakat dan menjaga keberlangsungan perusahaan,” kata Didiek.

Pihaknya berkomitmen menggunakan dana investasi untuk keperluan sebagaimana dimaksud dalam perjanjian dengan menerapkan good corporate governance. Dana tersebut akan dipergunakan sebagai pemenuhan arus kas operasional.

“Semoga Covid-19 segera berlalu dan perekonomian Indonesia dapat pulih seperti sedia kala. Selain itu kami berharap sektor perkeretaapian dapat kembali beroperasi normal seperti kondisi yang sebelumnya. Dengan demikian diharapkan dapat berdampak positif terhadap kinerja operasional dan keuangan KAI.”

Direktur Utama SMI Edwin Syahruzad mengatakan bahwa pada proses penyalurannya, SMI melakukan kajian secara mendalam dan komprehensif terhadap kondisi keuangan KAI. Kajian pemberian investasi ini dilakukan tidak hanya dari aspek finansial tapi juga aspek hukum dan kelayakan ekonomi dengan melibatkan lembaga independen.

“SMI bersama Kementerian Keuangan telah melakukan kajian atas faktor-faktor risiko serta upaya mitigasi atas risiko tersebut. Diharapkan dengan adanya Investasi Pemerintah ini kinerja KAI akan kembali pulih,” kata Edwin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi kereta api Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top