Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MotoGP 2021, Ini Progres Pengembangan Bandara Lombok Praya

Angkasa Pura I memaparkan sejumlah progres dari pengembangan Bandara Lombok Praya yang dipersiapkan untuk mendukung kegiatan MotoGP 2021.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 20 November 2020  |  12:37 WIB
Bandara Lombok Praya.  - Dok. Angkasa Pura I
Bandara Lombok Praya. - Dok. Angkasa Pura I

Bisnis.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) melakukan beberapa pengembangan terhadap Bandara Lombok Praya untuk mendukung pengembangan pariwisata Mandalika dan penyelenggaraan MotoGP 2021.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan pengembangan utama yang dilakukan adalah perpanjangan dan pengerasan landas pacu (runway), perluasan terminal penumpang, dan perluasan apron.

"Proyek perpanjangan runway ini ditargetkan dapat selesai pada Mei 2021," kata Faik dalam siaran pers, Jumat (20/11/2020).

Dia menjelasakan perpanjangan runway yang dilakukan yaitu dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter dan pengerasan untuk meningkatkan nilai PCN dari 56 menjadi 64. Nantinya, bandara tersebut dapat mendukung operasional pesawat berbadan lebar (wide body) sekelas Boeing 777 dan pesawat kargo peserta MotoGP.

Sementara, untuk perluasan terminal penumpang ditargetkan dapat beroperasi pada Februari 2021. Hingga tengah November 2020, progres perluasan terminal penumpang Bandara Lombok Praya telah mencapai 62 persen.

Nantinya total luas terminal penumpang menjadi 43.501 meter2 dengan kapasitas sekitar 7 juta penumpang per tahun, bertambah 19.378 meter2 dari luas eksisting yang hanya 24.123 meter2 dengan kapasitas yang hanya dapat menampung 3,5 juta penumpang per tahun.

Selain perpanjangan dan pengerasan runway yang baru mulai dilakukan, pada triwulan 4 tahun 2020 ini juga dilakukan pembuatan rapid exit taxiway (RET), parallel taxiway timur dengan luas 865 meter x 23 meter, dan perluasan apron menjadi 136.300 meter2 dari luas eksisting yang hanya 108.100 meter2.

Dengan apron seluas 136.300 meter2, maka apron dapat menampung 16 pesawat dengan konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body.  

Selain itu, juga dilakukan pengembangan fasilitas kargo dan pembangunan waving gallery, serta perluasan parkir penumpang. Adapun fasilitas kargo yang dikembangkan yaitu pembuatan jalan akses kargo sepanjang 1.500 meter dan perluasan pelataran kargo menjadi 6.000 meter2 dari 3.566 meter2.

Pembuatan RET, parallel taxiway timur, perluasan apron, pemgembangan fasilitas kargo, pembangunan waving gallery, dan perluasan parkir penumpang ditargetkan dapat beroperasi pada Juli 2021.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

MotoGP bandara angkasa pura i
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top