Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sri Mulyani : Dana Rp99 Triliun Disiapkan untuk Ketahanan Pangan 2021

Pertanian sendiri menjadi salah satu sektor produksi yang akan terus didukung pemerintah.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 18 November 2020  |  16:06 WIB
Petani mengolah lahan rawa gambut untuk tanaman padi di Desa Keudebing, Lhoknga, Aceh Besar, Aceh, Senin (31/12). - Antara/Ampelsa
Petani mengolah lahan rawa gambut untuk tanaman padi di Desa Keudebing, Lhoknga, Aceh Besar, Aceh, Senin (31/12). - Antara/Ampelsa

Bisnis.com, JAKARTA —  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan penguatan ketahanan pangan tetap menjadi prioritas dalam alokasi anggaran pendapatan belanja negara tahun depan.

Dia menyebutkan bahwa sebanyak Rp99 triliun bakal dialokasikan untuk menjamin pangan nasional dalam kondisi aman.

Food security menjadi salah satu prioritas besar. Ada Rp99 triliun yang dialokasikan dan merupakan belanja dari berbagai kementerian dan lembaga, tidak hanya pertanian, tetapi juga di bidang infrastruktur di PUPR dan termasuk subsidi pupuk,” kata Sri Mulyani dalam Jakarta Food Security Summit 5 pada Rabu (18/11/2020).

Pertanian sendiri menjadi salah satu sektor produksi yang akan terus didukung pemerintah. Sektor ini menjadi segelintir kelompok usaha yang masih tumbuh selama pandemi dengan pertumbuhan pada kuartal III mencapai 2,15 persen secara tahunan.

Menkeu mengemukakan bahwa aktivitas sektor ini masih didominasi di perdesaan. Oleh karena itu, katanya, bantuan sosial juga disalurkan bagi penduduk desa untuk memastikan sektor pertanian dapat terus menunjukkan kinerja positif.

Dia mencatat lebih dari 8 juta masyarakat desa menjadi penerima dari bantuan langsung tunai (BLT). Dari jumlah tersebut, 7,3 juta di antaranya berprofesi sebagai buruh tani atau buruh nelayan. Jumlah ini setara dengan 92 persen dari total penerima.

“Dengan dukungan ini kinerja sektor pertanian akan tetap terjaga dan ini terus kita lakukan untuk pemulihan ekonomi,” katanya.

Selain BLT Desa, ujar Sri Mulyani, sejumlah dukungan lain yang disiapkan pemerintah untuk menjaga kinerja pertanian mencakup pengembangan food estate sebagai upaya peningkatan produktivitas dengan anggaran sebesar Rp104,2 triliun pada 2021, penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pertanian, dan juga pemberian subsidi untuk asuransi pertanian dan peternakan.

Sampai dengan November ini, Sri Mulyani mengatakan total area pertanian yang telah dilindungi asuransi mencapai 807.800 hektare dan terdapat 76.400 ekor sapi yang dilindungi dalam skema asuransi serupa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani ketahanan pangan
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top