Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Tiket Garuda ke Bali Rp20 Juta, Hotman Ingatkan Direksi Garuda

Dari laman Instagramnya, Hotman mengimbau agar direksi Garuda Indonesia untuk memperhatikan keluhan harga tiket mahal ini yang sebelumnya sudah disampaikan oleh Gubernur Bali.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 18 November 2020  |  00:30 WIB
Pesawat Garuda bermasker
Pesawat Garuda bermasker

Bisnis.com, JAKARTA - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengeluhkan harga tiket Garuda Indonesia rute Jakarta - Bali yang terlewat mahal.

Dari laman Instagramnya, Hotman mengimbau agar direksi Garuda Indonesia untuk memperhatikan keluhan harga tiket ini yang sebelumnya sudah disampaikan oleh Gubernur Bali.

"Halo Direksi Garuda, salam dari Hotman Paris, apakah Anda sudah sudah membaca keluhan Gubenur Bali? Yang mengeluh harga tiket ke Bali melalui Garuda terlalu mahal? mentang-mentang sekarang ini orang hanya boleh liburan ke Bali," ujarnya di laman Instagram resminya, Selasa (17/11/2020).

Hotman pun mengungkapkan kisahnya yang harus membeli tiket kelas bisnis pulang-pergi seharga Rp20 juta.

Padahal biasanya, harga normal hanya berkisar Rp12 juta untuk tiket bisnis pulang-pergi rute yang sama.

"Bayangin kalau satu keluarga lima orang sudah Rp100 juta. Padahal dulu, tiket cuma sekitar Rp12 juta."

"Direksi Garuda tolong diperhatikan keluhan Gubernur Bali agar pariwisata di Bali meningkat."

Bisnis.com melalui Google menelusuri harga tiket kelas bisnis satu kali jalan Jakarta - Bali seharga Rp11,1 juta untuk penerbangan pada tanggal 23 Desember 2020.

Sementara itu, untuk rute Denpasar-Jakarta dengan kepulangan tanggal 26 Desember, tiketnya berkisar Rp11,6-11,7 juta untuk sekali jalan dengan kelas bisnis. Jika ditotal, penumpang harus merogoh kocek Rp20 juta lebih untuk satu tiket pulang-pergi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali Garuda Indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top