Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kurangi Dampak Lingkungan, Ini 4 Strategi Pembangunan Jalan Tol

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) menyebutkan ada 4 strategi untuk mengurangi dampak lingkungan dalam pembangunan jalan tol.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 13 November 2020  |  20:56 WIB
Jalan Tol Pondok Aren-Serpong di Banten. -  NusantaraInfrastructure.com
Jalan Tol Pondok Aren-Serpong di Banten. - NusantaraInfrastructure.com

Bisnis.com, JAKARTA – Dampak lingkungan turut menjadi perhatian perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur jalan tol. Guna mengurangi dampak tersebut, ada 4 strategi yang dijalankan.

Ketua Umum Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Subakti Syukur menjelaskan 4 strategi tersebut akan mewujudkan infrastruktur jalan tol yang andal serta berkualitas.

"Dengan strategi ini pembangunan infrastruktur jalan tol akan menjadi andal, berkualitas serta berkelanjutan. Sehingga akan memberikan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia," ujarnya dalam webinar Penerapan Aspek Sosial dan Lingkungan dalam Pembangunan Jalan Tol: Studi Kasus oleh Indonesia Infrastructure Finance bekerjasama dengan Bisnis Indonesia, Jumat (13/11/2020).

Strategi tersebut pertama mewujudkan fungsi ruang untuk mencegah dampak negatif kepada lingkungan sekitar. Fungsi ruang dimaksud yaitu dalam penentuan trase proyek tol tidak melewati wilayah sensitif.

Misalnya kawasan hutan lindung, wilayah konservasi, area padat penduduk, area bidang terjal, lahan produktif masyarakat, hingga pemukiman masyarakat adat.

Strategi kedua, melibatkan masyarakat. Badan usaha jalan tol harus melaksanakan konsultasi, menyebarkan informasi dampak proyek guna menampung aspirasi, sebagai pertimbangan dalam pembangunan jaringan tol yang akan dikembangkan.

Strategi ketiga, penyusunan detail engineering design yang mempertimbangkan kajian lingkungan, serta sesuai amdal yang telah dilaksanakan.

Terakhir, strategi keempat yaitu menjalankan program kemitraan berupa pemberian modal kerja, pendanaan, pelatihan, serta berbagai bentuk bantuan lainnya kepada masyarakat sekitar.

Selanjutnya perlu juga menjalankan program kemitraan bina lingkungan (PKBL), bantuan sarana umum seperti pendidikan, kesehatan, ibadah, kelestarian lingkungan, dan memberikan bantuan saat terjadi bencana alam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol kerusakan lingkungan
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top