Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dari Labuan Bajo, Simulasi Protokol K3 Tujuan Wisata Superprioritas Dimulai

Kepala Negara: Ini adalah kali pertama Indonesia memiliki sistem K3 yang terintegrasi. Simulasi serupa akan diterapkan pula pada destinasi superprioritas lainnya.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 13 November 2020  |  15:45 WIB
Sejumlah kapal siap bersandar di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Sejumlah kapal siap bersandar di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengikuti simulasi protokol kesehatan, keselamatan, dan keamanan di destinasi pariwisata superprioritas, Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, Kamis (12/11/2020).

“Simulasi ini merupakan suatu uji coba yang akan menjadi cikal bakal SOP [standard operating procedure] bidang kesehatan, keselamatan, dan keamanan RI. Saya pikir Presiden sudah memberi arahan kepada kami agar bekerja secara terintegrasi dan memperbaikinya secara terintegrasi,” ucap Menko Luhut dalam sambutannya seperti dikutip melalui siaran pers Kemenko Marves.

Menurut Luhut, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan keberhasilan setiap pihak, yaitu 23 kementerian/lembaga yang terkait dan telah berkolaborasi dengan baik.

“Kolaborasi inilah salah satu langkah yang sangat sulit dalam satu organisasi, tapi saya percaya, melihat sekarang kita sudah sejalan,” tambahnya.

Melalui gambar rekam, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan arahannya.  “Pemerintah perlu melakukan integrasi terkait dengan pariwisata, terutama yang berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan wisatawan. Simulasi ini sudah dipersiapkan untuk bisa menjamin kesehatan, keselamatan, dan keamanan wisatawan untuk hadir kembali di Labuan Bajo dan destinasi pariwisata lainnya,” kata Presiden.

Kepala Negara menjelaskan bahwa ini adalah kali pertama Indonesia memiliki sistem kesehatan, keselamatan, dan keamanan yang terintegrasi. Simulasi serupa akan diterapkan pula pada destinasi superprioritas lainnya.

“Ada lima destinasi superprioritas, kemudian kita ingin urus itu semua. Kita ingin mulai dari keselamatan, kesehatan, dan penanggulangan bencananya kita siapkan. Ini saya kira jadi contoh yang bagus bagi kita semua di sini. Saya pikir semua pihak yang terlibat di sini sangat hebat,” kata Menko Luhut atas kelancaran simulasi.

Dia berpendapat bahwa Indonesia saat ini telah berubah menuju lebih baik. Menurutnya, Indonesia secara keseluruhan makin tertib dan padu. Dengan simulasi ini, pemerintah menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia siap menerima wisatawan kembali.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

labuan bajo Luhut Pandjaitan Destinasi Pariwisata Indonesia Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top