Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peminat Properti di 5 Proyek Agung Podomoro Terus Meningkat

Di tengah kondisi perekonomian yang masih tertekan akibat pandemi Covid-19, ternyata peminat properti yang dibangun Agung Podomoro terus meningkat.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 05 November 2020  |  21:19 WIB
Ilustrasi properti residensial. - Bloomberg
Ilustrasi properti residensial. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Meskipun pandemi belum usai, minat pembelian properti di lima proyek Agung Podomoro meningkat.

Marketing Director Agung Podomoro Agung Wirajaya mengatakan selama pandemi Covid-19 permintaan properti di lima proyek garapan developer tersebut justru meningkat.

Hingga September 2020, dari empat proyek PT Agung Podomoro Land Tbk., yang menjadi bagian Agung Podomoro Group, di Jawa Barat yaitu Kota Kertabumi, Vimala Hills, Podomoro Golf View, dan Podomoro Park Bandung membukukan marketing sales sekitar 63 persen dari total marketing sales di luar lahan industri.

Sementara itu, proyek Kota Podomoro Tenjo di bawah Agung Podomoro Group sudah mendapatkan minat dari pembeli lebih dari 1.400 unit dalam 2 bulan.

"Kami bersyukur di tengah pandemi yang sangat dahsyat ini permintaan properti di proyek-proyek Agung Podomoro di Jawa Barat tetap tinggi. Inilah yang membuat kami tetap ngegas untuk segera menghadirkan properti terbaik bagi ribuan konsumen," ujarnya dalam siaran pers pada Kamis (5/11/2020).

Agung mengatakan respon positif masyarakat dalam berinvestasi di unit bisnis Agung Podomoro membuktikan sektor properti di Jawa Barat tetap solid.

Menurutnya, belajar dari situasi dan tren perilaku konsumen sejak pandemi di awal Maret 2020, terdapat empat hal yang mempengaruhi keputusan pembelian aset properti pada proyek Agung Podomoro di Jawa Barat.

Pertama, aspek kesehatan dan kelengkapan infrastruktur, di mana masa pandemi ini masyarakat memiliki kesadaran tinggi untuk memprioritaskan kesehatan dan membutuhkan ruang terbuka hijau, adanya pancaran sinar matahari dan dukungan infrastruktur teknologi informasi.

Kedua, kemudahan akses yang mendukung mobilitas masyarakat. Meski lokasinya berada di luar Jakarta, selama sarana infrastruktur untuk mengakses ke pusat kota ataupun lokasi kerja tersedia, konsumen tetap memilihnya.

Ketiga, ketika pandemi berakhir, harga properti di wilayah-wilayah tersebut diperkirakan naik. Situasi ini juga menjadi pertimbangan masyarakat untuk membeli properti.

Keempat, rekam jejak dan kredibilitas pengembang semakin menjadi pertimbangan masyarakat dalam membeli properti.

"Sebagai pengembang properti, selama lebih dari 51 tahun Agung Podomoro membuktikan komitmen dan karya-karya yang telah menjadi milestone di industri properti nasional. Kami akan tetap mendorong proyek properti di Jawa Barat ini sebagai bagian dari katalisator kebangkitan ekonomi kita," tuturnya.

Saat ini, Agung Podomoro terus mengembangkan sejumlah proyek properti di berbagai kota utama di Indonesia yakni Jakarta, Bogor, Karawang, Bandung, Medan, Balikpapan, Samarinda, dan Batam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

agung podomoro bisnis properti perumahan
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top