Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jaringan Irigasi di Proyek Food Estate Kalteng Mulai Dibangun

Progres pelaksanaan di lahan Eks-PLG untuk rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi Blok A seluas 38.631 Ha telah dimulai konstruksinya sejak 28 September 2020, dengan kontrak tahun jamak 2020-2022 senilai Rp738,04 miliar.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  21:17 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono /ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono /ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi pengembangan lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa atau food estate di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (30/10/2020). Pengembangan kawasan ini di antaranya dilakukan dengan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi yang dilakukan secara bertahap.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melalui siaran persnya mengatakan pengembangan food estate di Kalteng untuk tanaman padi di lahan aluvial seluas 165.000 hektare (Ha) yang merupakan lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) dengan leading sektor Kementerian Pertanian telah dimulai sejak akhir September 2020.

"Pada tahap awal fokus [rehabilitasi dan peningkatan saluran irigasi] di Blok A, khususnya di zona A1 dan A5 sekitar 2.000 Ha, untuk memastikan saluran primer dan sekunder dapat mengalirkan air dengan baik. Dengan demikian, pencucian lahan berjalan baik untuk mengurangi kadar keasaman dengan membuang bahan beracun yang ada di lahan rawa," kata Menteri Basuki saat meninjau Daerah Irigasi (DI) Rawa Dadahup, Kabupaten Kapuas.

Dalam tinjauan tersebut, Menteri Basuki didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya Air Jarot Widyoko mengendarai sepeda motor menyusuri saluran primer dan sekunder di daerah irigasi tersebut untuk mengecek pekerjaan galian saluran dan kondisi pengalirannya.

"Pada tahap awal ini tidak boleh ada air yang mengalir ke saluran tersier, supaya air ini dicuci (leaching) dulu saat musim hujan. Kalau tingkat keasaman berkurang, lahan mulai bisa ditanami padi. Untuk itu saya minta konsultan perencana agar dapat mendesainnya dengan baik dan saya juga akan menugaskan para PNS muda PUPR untuk ikut belajar di pekerjaan ini," tutur Menteri Basuki.

Progres pelaksanaan di lahan Eks-PLG untuk rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi Blok A seluas 38.631 Ha telah dimulai konstruksinya sejak 28 September 2020, dengan kontrak tahun jamak 2020-2022 senilai Rp738,04 miliar. Pekerjaannya dilaksanakan oleh kontraktor PT. Wijaya Karya - Hutama Karya - Adipatria, KSO.

Dari total luas lahan di Blok A tersebut, sebanyak 17.257 Ha kondisi irigasinya akan direhabilitasi dan 21.374 Ha akan ditingkatkan kondisinya. Prioritas untuk tahun 2020 adalah rehabilitasi dan peningkatan irigasi seluas 2.100 Ha di Dadahup (Blok A) yang ditargetkan tuntas pada akhir 2020.

Lingkup pekerjaan utamanya terdiri dari pekerjaan galian saluran primer utama sepanjang 27.000 (meter), saluran primer pembantu 35.500 m, saluran sekunder 78.500 m, tersier 455.000 m, kuarter 681.000 m, dan kolektor 70.500 m. Selain itu juga dilakukan pembuatan pintu air otomatis, box culvert, dan rumah pompa. Saat ini progres pekerjaannya masing-masing untuk pekerjaan galian sudah mencapai 76,56 persen pembangunan rumah pompa sebesar 13,16 persen, pintu air otomatis sebesar 7,22 persen, dan box culvert 2,64 persen.

Sementara untuk rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi pada Blok B, C, D seluas 91.500 hektare rencana lelang dini pada 28 September 2020 dan ditargetkan terkontrak pada Januari 2021. Anggaran untuk blok tersebut sebesar Rp4,4 triliun dilaksanakan secara single year contract (SYC).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

food estate
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top