Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurang 1, Enam Titik BBM Pertamina di Sumbagsel Satu Harga

PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel meresmikan secara serempak tiga lembaga penyalur SPBU BBM Satu Harga.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  18:40 WIB
Petugas melakukan pengisian BBM di salah satu SPBU milik Pertamina di Sumsel. BBM satu harga juga memiliki efek domino yang menyentuh hampir ke seluruh sendi kehidupan masyarakat di berbagai sektor, antara lain sektor perhubungan baik darat maupun laut, pertanian, perikanan, produksi, pendidikan, perdagangan, hingga kesehatan.  - istimewa
Petugas melakukan pengisian BBM di salah satu SPBU milik Pertamina di Sumsel. BBM satu harga juga memiliki efek domino yang menyentuh hampir ke seluruh sendi kehidupan masyarakat di berbagai sektor, antara lain sektor perhubungan baik darat maupun laut, pertanian, perikanan, produksi, pendidikan, perdagangan, hingga kesehatan. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA--PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel meresmikan secara serempak tiga lembaga penyalur SPBU BBM Satu Harga.

Ketiganya adalah SPBU 24.307.178 di Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman; SPBU 24.316.179 di Kelurahan Terusan, Kecamatan Karang Jaya; dan SPBU 25.316.08 di Kelurahan Beringin Makmur, Kecamatan Rawas Ilir.

Dengan peresmian ini, Pertamina merampungkan enam SPBU dari tujuh titik yang ditargetkan pemerintah pada 2020. Hanya tersisa satu titik SPBU di Bengkulu yang masih dalam proses.

"Hari ini kami meresmikan tiga SPBU satu harga, sebelumnya pada 2018 diresmikan satu SPBU di Kecamatan Lalan. Diharapkan Bupati dapat menjembatani dengan pengusaha untuk berinvestasi di rumah sendiri" ujar Ahmad Rizal, Komite BPH Migas melalui siaran pers, Rabu (28/10/2020).

Tiga penyalur resmi lainnya di Sumbagsel yang telah beroperasi berada di Lampung Barat, antara lain di Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Kebun Tebu, dan Kecamatan Air Hitam.

Umar Ibnu Hasan, Unit Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel Pertamina, mengungkapkan bahwa BBM Satu Harga merupakan program pemerintah untuk mewujudkan keadilan energi di seluruh wilayah Indonesia. Tujuan program ini untuk menerapkan kesetaraan di beberapa wilayah di Indonesia, terutama di pelosok.

"Setelah penerapan kebijakan satu harga, semua daerah terpencil bisa menikmati harga yang sama dengan harga yang selama ini diterapkan di SPBU di perkotaan", kata Umar.

Bupati Banyuasin Dodi Reza mengatakan, dengan diresmikannya SPBU BBM Satu Harga dapat menyerap tenaga kerja dan memaksimalkan potensi UMKM lokal.

"Jarak antara Sekayu ke Musi Rawas adalah 140 kilometer dan itu berupa jarak antar jalan utama, tentunya ke pedalaman akan lebih jauh lagi. Babat Toman dipilih karena berada di tengah keduanya", ujar Dodi.

BBM satu harga juga memiliki efek domino yang menyentuh hampir ke seluruh sendi kehidupan masyarakat di berbagai sektor, antara lain sektor perhubungan baik darat maupun laut, pertanian, perikanan, produksi, pendidikan, perdagangan, hingga kesehatan.

Dengan terjangkaunya harga BBM tanpa perbedaan signifikan itu diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung membutuhkan energi. Misalnya, untuk akomodasi para petani memasarkan hasil produknya, mobilitas IRT yang menggunakan kendaraan bermotor, dan lain sebagainya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

spbu pertamina bbm satu harga
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top