Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

September 2020, Penyaluran BBM Subsidi Capai 60 Persen

Realisasi penyaluran jenis BBM khusus penugasan (JBKP) atau premium per September 2020 telah mencapai 6,66 juta kiloliter (KL). Realisasi tersebut sudah mencapai 60,58 persen dari kuota premium tahun ini yakni 11 juta KL.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  21:37 WIB
Pengemudi ojek online mengisi BBM di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta/Bisnis - Arief Hermawan.
Pengemudi ojek online mengisi BBM di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta/Bisnis - Arief Hermawan.

Bisnis.com, JAKARTA - Penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi hingga September 2020 telah mencapai 60 persen dari kuota tahun ini.

Berdasarkan data Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), realisasi jenis BBM khusus penugasan (JBKP) atau premium per September 2020 telah mencapai 6,66 juta kiloliter (KL).

Realisasi tersebut sudah mencapai 60,58 persen dari kuota premium tahun ini yakni 11 juta KL.

Sementara itu, untuk jenis BBM tertentu (JBT) yaitu kerosene atau minyak tanah telah mencapai 353.534 KL atau 63, persen dari kuota tahun ini 560.000 kl.

Untuk penyaluran JBT solar per September 2020 telah mencapai 10,17 juta KL atau sebesar 66,45 persen dari kuota tahun ini 15,31 juta KL.

BPH Migas memproyeksikan realisasi penyaluran premium hingga akhir tahun hanya akan terserap 8,76 juta KL atau selisih 20,3 persen dari kuota tahun ini.

Adapun, penyaluran JBT jenis kerosene diproyeksikan mencapai 478.474 KL, selisih 14,5 persen dari kuota tahun ini 560.000 KL.

Sementara itu, penyaluran JBT jenis solar diproyeksikan mencapai 14,51 juta KL atau selisih 5,2 persen dari kuota tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina bph migas BBM
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top