Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Logistik Baru Pulih 2 Tahun Lagi, Kargo Udara Paling Parah

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menilai bisnis kargo udara membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih usai pandemi Covid-19.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 20 Oktober 2020  |  19:41 WIB
Ilustrasi - Aktivitas di sebuah pesawat kargo logistik. - Bisnis/Istimewa
Ilustrasi - Aktivitas di sebuah pesawat kargo logistik. - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) memprediksi sektor logistik dapat berbalik tumbuh pasca Covid-19 pada 2022. Bisnis kargo udara menjadi yang terberat untuk kembali bangkit.

Ketua DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi memprediksikan masa pemulihan sektor logistik akan terjadi pada 2021, sementara industri logistik kembali tumbuh pada 2022. Adapun, aktivitas logistik dunia baru dapat tumbuh pada 2024.

"Tahun ini sangat menderita khususnya di airfreight, kalau data saya, di airfreight sama seperti air transport penurunan lebih dari 80,23 persen, saat maskapai melakukan transhipment, pengiriman barang, beberapa negara lockdown," ujarnya, Selasa (20/10/2020).

Menurutnya, pada 2021 kargo udara ini akan pemulihan pada 2021 dan bertumbuh pada 2022. Dia menegaskan butuh waktu untuk menghilangkan dampak akibat pandemi Covid-19 pada beberapa subsektor logistik.

Yukki mengungkapkan Indonesia cukup beruntung dengan populasi mencapai 270 juta jiwa atau 42 persen dari populasi Asean membuat aktivitas logistik tetap beroperasi sehingga pemulihannya dapat lebih cepat dibandingkan dengan pemulihan logistik di tingkat global.

Terlepas dari pandemi, dia mengingatkan pada 2025 Indonesia akan menghadapi Asean Connectivity yang membuat pergerakan orang dan barang tanpa batas di wilayah regional tersebut.

"Asean ini permainan besar, selain kondisi Covid-19, Asean ini sekarang sebagai kekuatan ekonomi nomor 6, dan nomor 3 di Asia setelah China dan India. jangan sampai kue Asean diambil semua negara lain," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top