Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPH Migas: Kecil Kemungkinan Rekind Ikut Lagi Lelang Pipa Gas Cisem

SVP Corporate Secretary & Legal Rekind Edy Sutrisman mengatakan bahwa pihaknya akan selalu siap mendukung terlaksananya pembangunan pipa Cisem jika nantinya kembali diperlukan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  20:35 WIB
Petugas mengawasi pipa gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN). Istimewa - PGN
Petugas mengawasi pipa gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN). Istimewa - PGN

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi menilai minat PT Rekayasa Industri untuk mengikuti lelang ulang proyek pipa gas transmisi Cirebon—Semarang akan kecil.

Komite BPH Migas Jugi Prajogio mengatakan bahwa sebetulnya jika merujuk pada Peraturan BPH Migas Nomor 20 Tahun 2019, tidak ada larangan bagi PT Rekayasa Industri (Rekind) untuk mengikuti lelang.

"Namun, tentunya BPH Migas pun sudah tahu persis kesulitan yang dihadapi Rekind saat ini. Jadi, sangat kecil kemungkinan Rekind akan ikut lelang kembali," katanya kepada Bisnis, (15/10/2020).

Di samping itu, peluang untuk menawarkan proyek tersebut kepada pemenang lelang kedua dan ketiga pada saat dilelang 2006 silam juga sulit untuk dilakukan.

Berdasarkan catatan BPH Migas, pemenang lelang kedua untuk proyek Cirebon—Semarang (Cisem) adalah PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) dan pemenang ketiga adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS).

Menurut dia, pemenang lelang itu tidak akan ditawarkan karena toll fee yang ditawarkan pada 2006 sudah tidak relevan lagi pada saat ini.

"Setelah ada kajian dari BPH, misalnya, harus dilakukan redesaign pipa, jarak dan sebagainya, maka para badan usaha transporter akan diundang untuk ikut lelang," katanya.

Sebelumnya, SVP Corporate Secretary & Legal Rekind Edy Sutrisman mengatakan bahwa pihaknya akan selalu siap mendukung terlaksananya pembangunan pipa Cisem sebagai proyek strategis nasional jika nantinya kembali diperlukan.

Selain itu, Rekind berharap supaya melalui tim kajian yang dibentuk oleh BPH Migas dapat melahirkan keputusan yang final dan memenuhi harapan bersama sehingga upaya pemerintah dalam menciptakan kemandirian energi di Tanah Air bisa segera terwujud.

"Kami sangat bersyukur dan mengapresisasi sikap BPH Migas yang bisa menerima keputusan Rekind untuk mengembalikan statusnya sebagai pemenang hak khusus ruas pipa gas Cirebon—Semarang," katanya kepada Bisnis, Rabu (14/10/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pipa gas
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top