Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Stimulus UMKM 2021 Dipangkas, Ini Sektor Prioritas Pemerintah

Tahun ini, bantuan pemerintah dalam bentuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) secara total berjumlah Rp695,2 triliun. Tahun depan menyusut setengahnya menjadi Rp365,5 triliun.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 25 September 2020  |  14:54 WIB
Pengunjung melihat produk UMKM di Jakarta, belum lama ini. Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melihat produk UMKM di Jakarta, belum lama ini. Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah berencana mengurangi stimulus kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk tahun depan. Beberapa sektor industri akan dipantau untuk tetap mendapat bantuan.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengatakan bahwa jenis usaha yang akan mendapat bantuan adalah mereka yang paling terpukul karena Covid-19. Selain itu juga mempekerjakan banyak orang.

“Itu akan menjadi prioritas kami. Sektor manufaktur itu jelas harus dikelola dengan hati-hati,” katanya melalui diskusi virtual, Jumat (25/9/2020).

Febrio menjelaskan bahwa sektor perdagangan pasti bakal menjadi sorotan karena menyerap banyak orang.

Sementara yang paling terdampak paling dalam menurutnya adalah yang berkaitan dengan transportasi dan pariwisata.

Di samping itu, pemerintah juga memerhatikan jenis usaha yang bisa pulih dengan sendiri dan tidak. Pertimbangan-pertimbangan itulah yang menjadi kajian dalam mengalokasi stimulus.

“Dengan harapan ekonomi membaik. Lalu pemerintah juga gelontorkan dari sisi demand,” jelasnya.

Tahun ini, bantuan pemerintah dalam bentuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) secara total berjumlah Rp695,2 triliun. Tahun depan menyusut setengahnya menjadi Rp365,5 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm kemenkeu Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top