Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mantap! 2 Tahun Lagi Tol Kedua di Bali Ditargetkan Beroperasi

Proyek jalan tol senilai Rp19,30 triliun itu digarap oleh PT Bariko Indoraya dan PT Cipta Sejahtera Nusautama dengan panjang  95,22 kilometer.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 10 September 2020  |  12:28 WIB
Jalan tol Bali Mandara/Antara - Fikri Yusuf
Jalan tol Bali Mandara/Antara - Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan proyek jalan tol baru di Bali yang akan menghubungkan Gilimanuk—Mengwi akan mulai beroperasi bertahap pada 2022.

Saat ini, di Bali sudah ada jalan tol Bali Mandara yang berdiri di atas laut.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa rencananya tol baru di Bali ini akan mulai dibangun pada Juni 2021.

"Tol ini targetnya agak radikal, mulai konstruksi Juni 2021 dan mulai beroperasi bertahap Agustus 2022, dalam setahun harus bisa mulai operasi," ujarnya Rabu (9/9/2020).

Menurut Basuki, proyek tol tersebut digarap oleh investor swasta yaitu PT Bariko Indoraya dan PT Cipta Sejahtera Nusautama.

Saat ini, proyek itu masih berstatus dalam masa evaluasi teknis dan pengusahaan. Jalan tol ini direncanakan dibangun sepanjang 95,22 kilometer dan menelan investasi senilai Rp19,30 triliun.

Pembangunan jalan tol Gilimanuk—Mengwi ini terbagi atas 3 seksi, Seksi 1 Pekutatan—Soka sepanjang 23,60 kilometer, Seksi 2 Soka—Mengwi sepanjang 21,80 kilometer, lalu Seksi 3 Gilimanuk—Pekutatan 50,2 kilometer.

Selanjutnya, Kementerian PUPR juga berencana membuat tol baru yang menghubungkan Bali Selatan dengan Bali Utara, yaitu dari Soka—Buleleng sepanjang kurang lebih 60 kilometer. Rencana jalan tol ini disebut tol Kubutambahan.

"Proyek tol ini juga rencananya sebagai dukungan pemerintah untuk pengembangan Bali Utara karena ada rencana proyek bandara baru di sana."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol bali tol bali mandara
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top