Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Potensi Ekspor Perikanan Nusa Tenggara Timur Didorong

Provinsi NTT dinilai memiliki potensi ekspor yang sangat besar, sementara ekspor perikanan selama ini dilakukan melalui Jakarta, Surabaya, atau Bali.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 29 Agustus 2020  |  11:39 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyampaikan pidato saat Rakornas KKP di Jakarta, Rabu (4/12/2019). - ANTARA /Hafidz Mubarak A
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyampaikan pidato saat Rakornas KKP di Jakarta, Rabu (4/12/2019). - ANTARA /Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendorong percepatan ekspor produk kelautan dari NTT ke negara tetangga seperti Timor Leste dan Australia.

Provinsi NTT dinilai memiliki potensi ekspor yang sangat besar, sementara ekspor perikanan selama ini dilakukan melalui Jakarta, Surabaya, atau Bali.

"Ekspor ikan dari sini, tinggal ditentukan mau dari mana. Untuk ekspor melibatkan karantina [BKIPM] dan bea cukai. Karantina sudah siap, tinggal tentukan kapan dan di mana lokasinya," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (29/8/2020).

Edhy menegaskan hal itu ketika berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini. Dalam lawatan itu, Menteri KKP menyambangi Pantai Oesina di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kupang untuk berjumpa dengan pembudidaya rumput laut sekaligus menanam karang.

Dia menuturkan KKP akan memperkuat sektor perikanan budidaya di NTT, salah satunya rumput laut. Proses budidaya rumput laut di Pantai Oesina menurutnya perlu inovasi agar panennya lebih banyak.

"Rumput laut di sini butuh peremajaan dengan bibit-bibit yang baru dengan metode kultur jaringan misalnya. Sehingga hasilnya bisa lebih banyak. Yang saat ini hanya 1 kilogram, bisa menjadi 5 kilogram," jelasnya.

Untuk memperkuat sektor perikanan budidaya ini, ia berencana membangun kantor unit pelaksana teknis (UPT) di provinsi kepulauan tersebut. Keberadaan UPT akan mempermudah bimbingan teknis dan transfer teknologi ke masyarakat.

Dengan adanya UPT, komoditas yang ditingkatkan produksinya pun tidak sebatas rumput laut, tapi juga ikan, udang, termasuk karang. Edhy menyebut, NTT merupakan provinsi yang kaya akan hasil laut.

"Kita bikin UPT baru di sini, sekaligus tempat pemijahan dan tempat pembenihan dari ikan tawar sampai ikan laut. Termasuk dari rumput laut sampai karang," tambahnya.

Viktor Laiskodat, Gubernur NTT menegaskan pihaknya tengah membangun sektor perikanan untuk meningkatkan pendapatan daerah dan perekonomian masyarakat.

"Saya pikir kehadiran Pak Menteri akan mendorong kami. Karena saat ini kami sedang membenahi sektor ini, baik di industri garam, budidaya kerapu, rumput laut, dan komoditas lainnya," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nusa tenggara timur ekspor ikan edhy prabowo
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top