Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penumpang KRL Bertambah, KCI Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

KCI mengaku tetap mematuhi protokol kesehatan dengan mengangkut maksimal 74 orang di setiap gerbong kendati jumlah penumpang KRL terus bertambah.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  18:35 WIB
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Walaupun terus terjadi penambahan jumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek, PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) hanya bisa mengikuti regulasi yang ada, maksimal 74 penumpang di setiap gerbongnya.

VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengatakan pihaknya tidak pada posisi berupaya mengangkut penumpang sebanyak-banyaknya, tetapi tetap beroperasi di masa pandemi Covid-19.

"Saat ini KCI bukan mengangkat sebanyak-banyaknya penumpang tetapi mengangkut 74 orang di setiap gerbongnya, pandemi ini belum berakhir yang harus kami jalankan adalah disiplin protokol yang kuat," tegasnya saat dihubungi Bisnis.com, Kamis (27/8/2020).

Dia menerangkan, jika dilihat dari sebaran volume penumpang di luar jam sibuk masih ada kekosongan penumpang, tetapi perlu diingat bahwa KCI sudah mulai menjalankan perjalanan KRL hampir seperti periode normal, yakni 975 perjalanan. Sementara pada saat normal jumlah perjalanan KRL antara 980--991 perjalanan.

Pihaknya menegaskan tetap patuh terhadap Surat Edaran Ditjen Kereta Api No. 14/2020 yang mengatur batasan jumlah penumpang pada kereta api. Fokusnya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan mengakomodir kebutuhan masyarakat bertransportasi.

Pada jam sibuk pukul 07.00--08.00 WIB jumlah penumpang KRL mencapai puncaknya dengan mengangkut hingga 40.330 penumpang dan 40.203 penumpang.

Sementara saat jam pulang kantor pukul 17.00--18.00 WIB jumlah penumpang mencapai 34.555 orang dan 40.854 orang penumpang. Adapun pada jam-jam lain, jumlah penumpang relatif lengang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top