Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kabar Pasar: Menapis Saham Emiten BUMN, Pabrikan Otomotif Masih Lesu

Dari 30 emiten BUMN dan anak usaha yang telah menyampaikan laporan keuangan semester I/2020, hanya delapan perusahaan yang mampu mencetak kenaikan pendapatan secara year on year (yoy) menjadi sorotan harian Bisnis Indonesia, Senin (24/8/2020).
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  08:31 WIB
Logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terpasang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). ANTARA FOTO - Aprillio Akbar
Logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terpasang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). ANTARA FOTO - Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA -- Berita tentang kinerja emiten BUMN dan anak
usaha yang loyo sepanjang semester I/2020 menjadi sorotan harian Bisnis Indonesia edisi Senin (24/8/2020).

Berikut beberapa rincian isu-isu terkini seputar perekonomian Indonesia:

Menapis Saham Emiten BUMN. Dari 30 emiten BUMN dan anak usaha yang telah menyampaikan laporan keuangan semester I/2020, hanya delapan perusahaan yang mampu mencetak kenaikan pendapatan secara year on year (yoy).

Jangan Cuma Andalkan Data BPJS. Bantuan subsidi gaji kepada pekerja terdampak Covid-19 diharapkan mendongkrak konsumsi masyarakat
pada sisa kuartal tahun ini agar mampu memutar roda perekonomian. Hal ini pada gilirannya dapat mendukung upaya
pemerintah merealisasikan pertumbuhan ekonomi positif pada semester II/2020.

Pabrikan Otomotif Masih Lesu. Kebijakan penurunan ketentuan batas minimum uang muka pembelian kredit/pembiayaan kendaraan bermotor
(KKB/PKB) dinilai akan menggerakkan kembali aktivitas di pabrikan otomotif. Walakin, kebijakan tersebut baru akan benar-benar
berdampak pada 2021.

Terbelenggu Janji Merdeka Sinyal. Suatu siang di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berbicara tentang ambisi pemerintah untuk menyatukan Indonesia melalui internet dengan Sistem Komunikasi Kabel Bawah Laut (SKKL) Palapa Ring.

Pebisnis Ketiban Rezeki Liburan. Keputusan pemerintah menambah jumlah hari libur pada Agustus 2020 berdampak positif bagi pebisnis transportasi, antara lain dengan melonjaknya jumlah penumpang kereta api, kapal laut, dan bus.

Turisme Jabar Mulai Bergairah. Libur akhir pekan panjang (long weekend) Tahun Baru Islam berdampak pada kembali bergeliatnya industri pariwisata di Jawa Barat.

Berlomba Cari Pengguna Lewat SBN. Pemain teknologi fi nansial peer-to-peer lending (fintech P2P lending) berlomba meramaikan distribusi surat berharga negara atau SBN. Selain mendiversifi kasi produk investasi, ikut mendistribusikan SBN dipercaya mampu merangkul semakin banyak pengguna atau user baru.

Waspadai Lonjakan Utang. Pemerintah perlu mengantisipasi lonjakan utang menyusul proyeksi makin jebloknya pendapatan negara
serta konsekuensi dari membengkaknya kebutuhan belanja yang ekspansif.

Pemulihan Penuh Ketidakpastian. Arus perdagangan barang diperkirakan menyentuh rekor terendah dalam sejarah pada kuartal II/2020. Menurut Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO, ketidakpastian yang tinggi bisa membuat kemerosotan perdagangan dunia berkepanjangan.

Penyelidikan Secara Transparan. Kebakaran yang melanda gedung di kompleks Kejaksaan Agung memunculkan berbagai spekulasi terkait
dengan perkara yang tengah ditangani lembaga itu. Publik diminta menunggu hasil pemeriksaan resmi oleh Kepolisian.

Presiden: Tidak Mudah Lakukan Perubahan. Presiden Joko Widodo menyatakan upaya reformasi, penataan, dan langkah perubahan
tidak mudah dilalui karena sejumlah pihak merasa berada pada zona nyaman, baik secara ekonomi, status sosial, maupun lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif BUMN kabar pasar
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top