Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini 6 Rekomendasi LIPI Tingkatkan Konsumsi Rumah Tangga

Enam rekomendasi ini diberikan agar konsumsi rumah tangga masyarakat meningkat sehingga ekonomi Indonesia bisa pulih.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 19 Agustus 2020  |  12:46 WIB
Pedagang menunggu pembeli di Pasar Tradisional Peunayung, Banda Aceh, Aceh, Kamis (26/3/2020). Kalangan pedagang di pusat perbelanjaan itu menyatakan omset penjualan mereka menurun hingga 50 persen akibat sepinya pengunjung sejak mewabahnya COVID-19. - ANTARA FOTO/Ampelsa
Pedagang menunggu pembeli di Pasar Tradisional Peunayung, Banda Aceh, Aceh, Kamis (26/3/2020). Kalangan pedagang di pusat perbelanjaan itu menyatakan omset penjualan mereka menurun hingga 50 persen akibat sepinya pengunjung sejak mewabahnya COVID-19. - ANTARA FOTO/Ampelsa

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengeluarkan sejumlah rekomendasi terkait upaya meningkatkan konsumsi rumah tangga yang tengah terdampak pandemi.

Ketua Pusat Penelitian Ekonomi LIPI Agus Eko Nugroho membagi rekomendasi tersebut dalam enam bagian. Pertama, memfasilitasi rumah tangga yang punya pendapatan stabil untuk memiliki keinginan konsumsi.

Langkah ini bisa dilakukan misalnya dengan dukungan cicilan 0 persen untuk belanja, kupon belanja untuk kelas rumah tangga miskin dan rentan, sarana prasarana protokol kesehatan di pusat perbelanjaan, dan festival rutin terkait belanja.

Kedua, memperhatikan skema keuangan negara yang fleksibel di masa pandemi. "Ini bisa dilakukan dengan kebijakan e-catalouge yang mampu menstimulus ekonomi dan penyederhanaan administrasi belanja barang atau jasa," kata Agus, Rabu (19/8/2020).

Ketiga, mendorong aktiviras masyarakat tanpa meninggalkan protokol kesehatan. Keempat, menghindari bias informasi yang menimbulkan pesimisme aktivitas ekonomi.

Kelima, pemerintah berserta sejumlah komponen memperkuat solidaritas sosial. Keenam, kebijakan untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga usaha perlu variasi usaha dan fleksibilitas karena dampak skala usaha memiliki efek heterogen.

"Sementara saat ini kebijakan perbaikan pendapatan rumah tangga pekerja hanya ditujukan kepada rumah tangga pada pendapatan tertentu saja," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lipi konsumsi rumah tangga Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top