Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kabar Pasar: Titik Balik Industri Domestik, Dana Murah dan Pengendalian Biaya Jaga Kinerja BNI

Kenaikan impor barang modal bisa jadi tanda bahwa kepercayaan diri pelaku usaha untuk menggenjot produksinya sudah mulai tumbuh.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 19 Agustus 2020  |  08:47 WIB
Pekerja merakit Mitsubishi Pajero, di pabrik baru PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/4). - REUTERS/Beawiharta
Pekerja merakit Mitsubishi Pajero, di pabrik baru PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/4). - REUTERS/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA - Mulai berdetaknya denyut pemulihan sektor manufaktur mulai terasa pada paruh kedua tahun ini seiring
dengan meningkatnya arus impor barang modal menjadi sorotan harian Bisnis Indonesia edisi Senin (3/8/2020).

Berikut beberapa rincian isu-isu terkini seputar perekonomian Indonesia:

Titik Balik Industri Domestik. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin, Selasa (18/8), impor pada Juli 2020 tercatat senilai US$10,47 miliar atau turun 2,73% dibandingkan dengan realisasi pada Juni 2020 senilai US$10,76 miliar.

Dana Murah dan Pengendalian Biaya Jaga Kinerja BNI. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. berhasil melewati paruh pertama 2020 dengan baik, meskipun penuh dengan tantangan dari pandemi Covid-19 serta perlambatan ekonomi nasional dan global.

Masalah Suplai Mulai Terurai. Perbaikan kinerja perdagangan secara bulanan pada Juli diterjemahkan sebagai sinyal dimulainya titik balik
pemulihan sektor riil dari sisi suplai, setelah industri nasional nyaris tanpa jeda dihantam pandemi Covid-19 sejak awal tahun.

Korsel Panaskan Batu Bara Sumsel. Ekspor batu bara asal Sumatra Selatan berangsur membaik pada Juli 2020 seiring dengan tingginya
permintaan dari pasar ekspor negara tujuan baru yakni Korea Selatan.

HUT Kemerdekaan dan Pemindahan Ibu Kota Negara Jadi Momentum PPU Pacu Ekonomi. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mempersiapkan diri terkait dengan keputusan kepala negara menunjuk daerah itu sebagai wilayah ibu kota negara baru.

59 Tahun Bank Jatim Perkuat Inovasi dan Kolaborasi. Menginjak usia yang ke 59 tahun, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah cukup lama melewati berbagai kondisi zaman dengan era tantangan dan peluang yang berbeda.

Produksi Semen Anjlok. Penundaan berbagai proyek konstruksi oleh pemerintah maupun sektor swasta diduga menjadi salah satu penyebab rendahnya konsumsi semen per Juli 2020, sehingga produksi kembali berada pada zona merah.

Penerbangan Butuh Kombinasi. Pemerintah diminta tidak memaksakan semua penerbangan internasional melalui bandara superhub, karena
bisa menimbulkan inefisiensi di angkutan udara.

Surplus Neraca Dagang Berlanjut. Berlanjutnya tren surplus neraca perdagangan selama 3 bulan berturut-turut sepintas membawa asa bagi
pemulihan ekonomi yang tertekan akibat pandemi Covid-19. Namun, asumsi tersebut terlalu dini jika menilik data ekspor impor pada bulan lalu.

Suku Bunga Diprediksi Tetap. Bank Indonesia (BI) diprediksi mempertahankan suku bunga acuan BI 7 Days Repo Rate di level 4% dalam rapat dewan gubernur (RDG) bulan ini.

Pemulihan Bergerak Lamban. Pemulihan total ekonomi ke level sebelum pandemi Covid-19 akan berlangsung lama di Eropa. Posisi dominan
Amerika Serikat dalam percaturan ekonomi global bahkan terancam jika gagal menangani risiko pandemi.

Celah Politik Uang Ditutup. Komisi Pemilihan Umum berupaya menutup celah praktik pelanggaran dana kampanye dan politik uang dalam pemilihan kepala daerah serentak dengan melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

Polri Periksa Djoko Tjandra Pekan Depan. Badan Reserse dan Kriminal Polri bakal memeriksa Djoko S. Tjandra dan Tomy Sumardi terkait dengan dugaan tindak pidana gratifi kasi pada Senin pekan depan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur impor kabar pasar
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top