Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PUPR Lanjutkan Kegiatan Prioritas & Strategis, Ini Programnya

Kementerian PUPR melanjutkan kegiatan prioritas dan strategis khususnya bidang infrastruktur pada 2021. Ini program-programnya.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. /Bisnis/Abdullah Azzam
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. /Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melanjutkan kegiatan prioritas dan strategis khususnya bidang infrastruktur pada 2021.

Berdasarkan Buku III Himpunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian negara/Lembaga (K/L) Tahun Anggaran 2021, kegiatan prioritas Kementerian PUPR tersebut dilaksanakan melalui program infrastruktur konektivitas dengan output prioritas antara lain pembangunan jalan sepanjang 678 kilometer dan pembangunan jembatan sepanjang 13.123 meter.

Selain itu, program ketahanan sumber daya air (SDA) dengan output prioritas antara lain pembangunan empat bendungan baru dan penyelesaian pembangunan 43 bendungan on-going.

Program perumahan dan kawasan permukiman dengan output prioritas antara lain pembangunaan rumah susun sebanyak 9.210 unit dan pembangunan rumah khusus sebanyak 2.440 unit.

Untuk mendukung ketahanan pangan, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran di sektor food estate eks proyek lahan gambut (PLG) di Kalimantan Tengah sebesar Rp5,89 triliun, di sektor food estate di luar eks PLG sebesar Rp750,04 miliar, dan Ketahanan Pangan Nasional sebesar Rp2,2 triliun.

Kementerian PUPR juga mengalokasikan anggaran yang mendukung Kawasan Industri (Batang dan Subang) sebesar Rp12,2 triliun, kemantapan jalan atau konektivitas jalan sebesar Rp4,3 triliun, pengendalian banjir Jakarta dan daerah lainnya (pengendalian banjir Kendal, Pekalongan, Semarang, Demak, Pati, dan Gorontalo) sebesar Rp4,86 triliun.

Terdapat juga kegiatan infrastruktur yang merupakan penugasan seperti penanganan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, Pos Lintas Batas Negara, pembangunan pasar, venue Piala Dunia FIFA U-20, serta fasilitas MCK di pondok pesantren Rp1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper