Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tarif Tol Balsam Dianggap Terlalu Tinggi, Ini Penjelasan Jasa Marga

Muncul anggapan bahwa tarif tol Balikpapan-Samarinda di Kalimantajn Timur terlalu tinggi. Ini penjelasan Jasa Marga.
Tim Jelajah Infrastruktur Kalimantan
Tim Jelajah Infrastruktur Kalimantan - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  01:00 WIB
Gerbang tol Samboja di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) di Kalimantan Timur./Bisnis - Tim Jelajah Infrastruktur Kalimantan 2020
Gerbang tol Samboja di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) di Kalimantan Timur./Bisnis - Tim Jelajah Infrastruktur Kalimantan 2020

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Sejak 12 Juni 2020, warga yang berkendara melewati Jalan Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) dikenai tarif. Sebelumnya jalur ini dilewati tanpa biaya selama 6 bulan.

Berlakunya biaya untuk jalur bebas hambatan tertuang dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 534/KPTS/M/2020 tentang Penetapan Golongan Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol pada Jalan Tol Balsam seksi 2, 3 dan 4 (Samboja-Simpang Pasir dan Jembatan Mahkota II) tertanggal 29 Mei 2020.

Terkait dengan munculnya anggapan bahwa tarif terlalu tinggi, Project Manager Seksi 2 Jasa Marga Balikpapan–Samarinda, Usodo, menyebutkan idealnya hal itu disampaikan dengan dukungan data.

Dia menjelaskan bahwa perhitungan tarif itu dievaluasi dan diputuskan oleh Badan Pengatur Jalan Tol di bawah Kementerian PUPR. Tarif itu ditetapkan oleh Menteri PUPR berdasarkan evaluasi dan kajian. "Kami hanya mengikuti," kata Usodo pada Rabu (12/8/2020).

Mengenai detail tarif, sesuai dengan keputusan Menteri PUPR, untuk kendaraan golongan I dari Samboja menuju Simpang Pasir dikenakan biaya Rp75.500, sementara dari simpang Jembatan Mahkota II dikenakan biaya Rp83.500. Demikian pula dengan arah sebaliknya. Kendaraan yang termasuk golongan ini misalnya, sedan, jip, pikap, dan bus.

Selanjutnya, jenis kendaraan golongan II dan III dari Samboja menuju Simpang Pasir dikenakan biaya Rp113.000, lalu simpang Jembatan Mahkota II Rp125.500. Begitu juga rute sebaliknya. Yang termasuk golongan ini seperti truk dengan 2 dan 3 gandar, poros besi penghubung roda-roda.

Terakhir, kendaraan golongan IV dan V, yakni truk dengan 4 dan 5 gandar atau lebih dari arah Samboja menuju Simpang Pasir makan biaya tol sebesar Rp151.000 dan simpang Jembatan Mahkota II Rp167.500. Demikian pula arah sebaliknya.

Lebih lanjut, Usodo menyebutkan penurunan tarif bisa saja terjadi, tergantung pada keputusan Kementerian PUPR.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol jasa marga Jelajah Infrastruktur Kalimantan
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top