Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hore! Diskon Tagihan Listrik Diperpanjang hingga Desember 2020

Total pelanggan rumah tangga bersubsidi yang mendapat stimulus ini kurang lebih 24,16 juta (450 VA) dan sekitar 7,72 juta (900 VA).
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 11 Agustus 2020  |  12:57 WIB
Warga melakukan isi ulang pulsa listrik di salah satu perumahan, Jakarta, Rabu (6/1/2016). PT PLN (Persero) berencana akan membebaskan biaya tambah daya listrik untuk pelanggan 450 dan 900 ke 1.300 Volt Ampere (VA) yang berlaku bagi pelanggan rumah tangga.  -  Antara/M Agung Rajasa
Warga melakukan isi ulang pulsa listrik di salah satu perumahan, Jakarta, Rabu (6/1/2016). PT PLN (Persero) berencana akan membebaskan biaya tambah daya listrik untuk pelanggan 450 dan 900 ke 1.300 Volt Ampere (VA) yang berlaku bagi pelanggan rumah tangga. - Antara/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang program stimulus listrik bagi pelanggan rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA bersubsidi, serta pelanggan UMKM hingga Desember 2020.

Sebelumnya, untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19, pemerintah telah memberi stimulus berupa pemberian diskon tagihan listrik kepada konsumen, yang meliputi rumah tangga golongan tarif R-1 450 VA diskon 100 persen dan rumah tangga golongan tarif R-1 900 VA subsidi diskon 50 persen selama 6 bulan (April—September 2020). Stimulus ini diperpanjang sampai dengan Desember 2020.

Kemudian, untuk pelanggan UMKM yang terdiri atas bisnis kecil B-1 450 VA dan industri kecil I-1 450 VA berupa diskon tagihan listrik 100 persen selama 6 bulan (Mei—Oktober 2020). Stimulus ini diperpanjang untuk November—Desember 2020.

"Belakangan kemudian karena kami tengarai dampak pandemi terus berlanjut dan saudara-saudara kita belum bisa recover, maka negara hadir kembali memutuskan memperpanjang sampai akhir tahun, Desember 2020," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Rida Mulyana dalam konferensi pers virtual, Selasa (11/8/2020).

Adapun, total pelanggan yang mendapat stimulus ini sebanyak kurang lebih 24,16 juta pelanggan rumah tangga 450 VA dan sekitar 7,72 juta pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi.

Sementara itu, total pelanggan sektor UMKM yang mendapatkan stimulus sebanyak kurang lebih 501.000 pelanggan bisnis 450 VA dan 443 pelanggan 450 VA.

Selain program stimulus tersebut, pemerintah juga telah memberi keringanan tagihan listrik kepada pelanggan sosial, bisnis, industri, dan layanan khusus yang berjumlah kurang lebih 1,26 juta pelanggan.

Keringanan yang diberi berupa pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum (40 jam nyala) untuk pelanggan sosial, bisnis, dan industri daya 1.300 VA ke atas; dan pembebasan biaya beban atau abonemen bagi pelanggan sosial (daya 220 VA, 450 VA, dan 900 VA), bisnis (900 VA), dan industri (900 VA).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tarif listrik stimulus diskon listrik
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top