Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Palembang Dongkrak Okupansi Hotel, Begini Caranya

Pemerintah Kota Palembang membuat program staycation bersama pelaku usaha perhotelan untuk Untuk membangkitkan sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  18:00 WIB
Petugas hotel menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 bagi tamu. Ada sekitar 8.250 kamar di Palembang yang dijual selama jangka waktu 1 September sampai 31 Desember 2020.   - Foto: Istimewa)
Petugas hotel menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 bagi tamu. Ada sekitar 8.250 kamar di Palembang yang dijual selama jangka waktu 1 September sampai 31 Desember 2020. - Foto: Istimewa)

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang membuat program staycation bersama pelaku usaha perhotelan untuk Untuk membangkitkan sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19.

Staf Walikota Palembang Bidang Pariwisata, Herlan Asfiudin, mengatakan nantinya Dinas Pariwisata dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) akan memberikan potongan harga untuk pemesanan kamar hotel berbintang, dari bulan September hingga Desember 2020.

“Jadi ada program yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata, berupa penjualan harga kamar yang sangat murah,” katanya, Senin (10/8/2020).

Adapun tarif yang direncanakan bakal ditawarkan kepada masyarakat, yakni hotel bintang lima sekitar Rp450.000, bintang empat Rp350.000 dan bintang tiga Rp300.000.

 Menurut Herlan, langkah yang dilakukan Dinas Pariwisata bersama pelaku perhotelan ini, untuk menarik orang datang ke Palembang.

Di mana, ada sekitar 8.250 kamar yang dijual selama jangka waktu 1 September sampai 31 Desember 2020. 

Ada tiga gelombang penjualan pertama akan dijual di Palembang Icon, kedua di Palembang Square (PS Mall) dan ketiga di Palembang Indah Mall (PIM).

“Nanti sistemnya dijual dengan menggunakan voucher. Penggunaannya direntang waktu tersebut,” katanya.

Dengan adanya dorongan ini, Herlan berharap okupansi hotel di Palembang terus meningkat usai ditutup akibat wabah Covid-19. 

"Alhamdulillah sekarang okupansi hotel mulai naik, bahkan sudah hampir 40 persen. Sebelumnya okupansi kita berada di angka 1 persen sampai 5 persen saat awal pandemi," kata Herlan yang juga menjabat sebagai Ketua PHRI Sumsel tersebut.

PHRI pun berharap dengan adanya program ini okupansi hotel di Palembang dapat kembali naik sampai dengan 60 persen.

“Setelah ini, kita akan launching lagi pada 14 Agustus dan ini akan lebih booming. Nama programnya Sriwijaya Great Sale, dimana seluruh mall dan seluruh industri akan memberikan diskon up to 70%,” paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang okupansi hotel New Normal
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top