Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Driver Ojol Minta Dilibatkan Soal Gojek & Grab 'Merger'

Asosiasi driver ojol meminta agar dilibatkan dalam pembahasan 'merger' Gojek dan Grab dalam super apps untuk mencegah kebingungan dalam pelaksanaannya.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 07 Agustus 2020  |  17:02 WIB
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di Jakarta, Senin (3/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di Jakarta, Senin (3/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi pengemudi ojek online (ojol) angkat bicara soal rencana Pemprov DKI Jakarta yang ingin melakukan 'merger' Gojek dan Grab dalam super apps yang disiapkannya. Mereka meminta ingin dilibatkan.

Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono mengatakan konsep yang diwacanakan oleh Kadishub DKI Jakarta harus jelas supaya tidak menimbulkan kebingungan.

"Konsepnya harus jelas agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat dan para pelaku transportasi yang akan terlibat dalam super apps transportasi. Sebaiknya Kadishub melibatkan semua aspek yang akan terlibat ini," jelasnya kepada Bisnis.com, Jumat (7/8/2020).

Dia menekankan pentingnya pelibatan semua pihak dalam menyiapkan konsep tersebut, agar seluruh pihak dapat melakukan kajian bersama terlebih dahulu, seperti badan pengelola, pengusaha transportasi, asosiasi pengemudi dan pakar transportasi.

Garda salah satu asosiasi pengemudi ojek online memandang perlunya penyesuaian pada sektor transportasi di DKI Jakarta agar lebih sesuai dengan era disrupsi transportasi saat ini.

Namun, perlu pematangan konsep secara bersama, agar integrasi transportasi yang diwacanakan menjadi super apps oleh Dishub DKI Jakarta akan optimal.

"Garda belum dilibatkan. Seharusnya dapat dilibatkan agar kajian secara komprehensif dapat optimal," ujarnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan aplikasi super atau super apps yang akan mengintegrasikan aktivitas transportasi di wilayahnya, termasuk 'merger' Gojek dan Grab dalam satu wadah.

Kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pihaknya tengah berupaya mengoptimalkan pengguna angkutan umum dalam sistem transportasi dan transportasi online (daring) ada di dalamnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gojek Ojek Online grab indonesia
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top