Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

China Akan Bangun Terowongan Kereta Cepat di Bawah Laut

Pembangunan konstruksi terowongan kereta cepat akan dimulai pada tahun ini dan memakan waktu 6 yahun hingga 7 tahun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  12:28 WIB
Jembatan di atas laut di Teluk Hangzhou sepanjang 35,7 kilometer mempersingkat jalur Shanghai--Ningbo. - ANTARA/HO/Asia Times
Jembatan di atas laut di Teluk Hangzhou sepanjang 35,7 kilometer mempersingkat jalur Shanghai--Ningbo. - ANTARA/HO/Asia Times

Bisnis.com, JAKARTA — China segera membangun terowongan kereta cepat di bawah laut yang menghubungkan Kota Ningbo dengan Kepulauan Zhoushan sepanjang 16,2 kilometer di wilayah perairan timur.

Media lokal, Senin (3/8/2020) menulis bahwa kereta cepat China akan memiliki terowongan bawah laut pertama dan terpanjang.

Setelah melakukan persiapan selama 2 tahun, proposal teknis pembangunan terowongan kereta bawah laut itu telah lulus penilaian dewan pakar yang dipimpin Qian Qihu dari Chinese Academy Engineering, pada pekan lalu.

Jalur transportasi Kepulauan Zhoushan, Provinsi Zhejiang, dengan wilayah daratan China akan dihubungkan dengan kereta api cepat dari Ningbo sejauh 77 kilometer melalui terowongan dan beberapa jembatan via Pulau Jintang.

Tidak hanya kereta api cepat, proyek tersebut juga memungkinkan perjalanan kendaraan bermotor di bawah laut melalui terowongan terpisah, demikian bunyi proposal itu.

Tidak seperti terowongan tabung tenggelam di salah satu ruas jembatan Hong Kong—Zhuhai—Makau, terowongan kereta api bawah laut Ningbo—Zhoushan akan dibangun dengan menggunakan perisai yang dibenamkan lebih dalam sehingga bakal menimbulkan pekerjaan proyek yang rumit.

Perisai terowongan berdiameter 14 meter itu akan membentang sepanjang 10,87 kilometer di bawah laut dengan kedalaman maksimum 78 meter.

Ini akan mencatat rekor baru di dunia, demikian pernyataan Tang Xiongjun dari China Railway Siyuan and Design Group yang bertanggung jawab terhadap proyek terowongan bawah laut itu.

Kalau pembangunannya sudah selesai, dari Ningbo ke Zhoushan hanya dapat ditempuh dalam waktu 30 menit dengan laju kereta rata-rata 250 kilometer per jam.

Selama ini, perjalanan di jalur tersebut dengan menggunakan mobil yang melewati beberapa jembatan memakan waktu sekitar 1,5 jam.

Sementara itu, kalau dari Hangzhou, Ibu Kota Provinsi Zhejiang, menuju Kepulauan Zhoushan di wilayah perairan timur daratan China itu, hanya membutuhkan waktu 1 jam 20 menit.

Pemerintah China menyatakan bahwa pembangunan konstruksi akan dimulai pada tahun ini dan memakan waktu 6 yahun hingga 7 tahun.

Sebelumnya, di Ningbo juga terdapat jembatan di atas laut sepanjang 35,7 kilometer untuk mempersingkat jalur dari Shanghai. Ningbo adalah kota pelabuhan di pesisir timur China.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

terowongan Kereta Cepat

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top