Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Musim Pandemi, Petani Madu Hutan Banjir Pesanan

Petani madu di Dusun Pangisoreng, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulsel banjir pesanan di masa pandemi Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  02:20 WIB
Madu merupakan salah satu nutrisi alam yang telah dikenal kegunaannya bagi kesehatan manusia sejak sebelum Masehi, yang mana catatan-catatan sejarah telah menabalkan khasiatnya itu.  - ANTARA
Madu merupakan salah satu nutrisi alam yang telah dikenal kegunaannya bagi kesehatan manusia sejak sebelum Masehi, yang mana catatan-catatan sejarah telah menabalkan khasiatnya itu. - ANTARA

Bisnis.com, MAKASSAR - Petani madu di Dusun Pangisoreng, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulsel banjir pesanan di masa pandemi Covid-19.

Sepanjang masa pandemi ini, permintaan madu hutan meningkat dua kali lipat dari kondisi biasanya sehingga dia bersama anggota keluarganya untuk lebih giat mencari madu di hutan Mallawa yang medannya cukup ekstrem.

"Kalau biasanya memenuhi permintaan pelanggan atau pedagang pengumpul hanya 150 botol sebulan, sekarang empat bulan terakhir rata-rata 300 botol sebulan," kata Monru, petani madu di Dusun Pangisoreng, Desa Batu Putih, Kecamatan Mallawa, Maros, Minggu (26/7/2020).

Kendati permintaan cukup tinggi pada masa pandemi untuk konsumsi madu dalam menjaga imunitas tubuh, namun mereka tidak menaikkan harga.

Alasannya, harga yang ditetapkan petani madu di Mallawa Rp100.000 per botol itu sudah standar dan disepakati kelompok petani madu, yang juga dibenarkan salah seorang tokoh masyarakat Mallawa yang juga Pembina Desa di Mallawa, H Bustam.

Menurut dia, aktivitas petani madu di Mallawa cukup besar sehingga produksi madu hutan di daerah itu terkenal di kalangan masyarakat. "Ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya mereka yang pekerjaannya berburu madu di hutan, sekaligus meningkatkan perekonomian desa," katanya.

Sebagai gambaran, pada musim panen madu hutan antara April-Agustus rata-rata setiap petani madu mampu mendapatkan 300 botol sebulan. Di Jakarta, madu kualitas baik hasil budidaya dijual di jaringan toko besar seharga Rp120.000 sebotol ukuran 500 mililiter.

Madu merupakan salah satu nutrisi alam yang telah dikenal kegunaannya bagi kesehatan manusia sejak sebelum Masehi di mana catatan-catatan sejarah telah menabalkan khasiatnya itu.

Berbeda dengan madu budidaya dari peternakan lebah maka madu hutan berasal dari lebah yang hidup bebas di hutan-hutan. Tempat di mana sarang madu hutan menggantung juga sering berada di pepohonan tinggi atau tebing yang sulit dijangkau dan berbahaya.

Pada sisi lain lebah liar sangat memainkan peran penting dalam kelestarian hutan dan tumbuh-tumbuhan karena membantu penyerbukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

madu lebah

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top