Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aturan Penggunan Kabin Pesawat untuk Kargo Masih Berlaku

Kemenhub memastikan aturan penggunaan kabin pesawat penumpang untuk mengangkut kargo belum akan dievaluasi dalam waktu dekat.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  17:32 WIB
Petugas melakukan bongkar muat barang di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (25/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Petugas melakukan bongkar muat barang di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (25/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum akan mengevaluasi penggunaan kabin pesawat penumpang untuk mengangkut kargo. Namun, kebijakan ini tetap akan berlangsung hingga okupansi maskapai niaga berjadwal dinilai cukup.

Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kemenhub Dadun Kohar mengatakan pihaknya belum melakukan evaluasi kebijakan yang dilakukan guna menolong kinerja maskapai penumpang niaga berjadwal ini.

"Jadi kami belum mengevaluasi masalah ini, penumpang [maskapai berjadwal juga] masih rendah," terangnya kepada Bisnis.com, Rabu (22/7/2020).

Lebih lanjut, Juru Bicara Menteri Perhubungan Adita Irawati menegaskan hal tersebut, bahwa sampai saat ini peraturan masih belum berubah meski ada permintaan agar pemberian izin sementara kargo di kabin pesawat ini tidak terlalu lama.

Menurutnya, meskipun di angkutan niaga berjadwal kapasitas sudah dibuka menjadi maksimal 70 persen, faktanya load factor masih belum mencapai itu dan lebih sering di bawahnya. Dengan demikian, Kemenhub melihat masih perlu waktu untuk mengembalikan ke ketentuan sebelumnya.

"Selain itu, kebutuhan kargo dan logistik juga masih tinggi, sehingga ketersediaan angkutan logistik termasuk melalui angkutan niaga berjadwal juga masih dibutuhkan," tuturnya kepada Bisnis.com.

Di sisi lain, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara terangnya, terus melakukan pengawasan dan memperhatikan masukan-masukan maskapai sebagai bahan evaluasi terhadap kebijakan yang saat ini dijalankannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub logistik maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top