Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jasa Kurir Manfaatkan Layanan Kargo Pesawat dalam Kabin

Perusahaan logistik mulai memanfaatkan layanan kargo di dalam kabin pesawat, tetapi sebagian besar masih tetap mengandalkan pesawat khusus atau freighter.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  13:42 WIB
Ilustrasi - Aktivitas di sebuah pesawat kargo logistik. - Bisnis/Istimewa
Ilustrasi - Aktivitas di sebuah pesawat kargo logistik. - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan logistik mulai memanfaatkan layanan kargo di dalam kabin pesawat sebagai salah satu opsi guna melakukan aktivitas distribusi barangnya. Namun, biaya yang lebih mahal membuat pilihan tersebut bukan yang utama.

Ketua Bidang Transportasi dan Infrastruktur DPP Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Hari Sugiandhi menyatakan memang dengan adanya kebijakan pemerintah yang memperbolehkan maskapai penumpang mengangkut kabin ada pergeseran dari angkutan freighter ke penumpang.

"Akhirnya dari 100 persen kargo udara terbagi-bagi ada yang ke komersil ada yg ke freighter, 75 persen ke freighter, 25 persen ke komersil, tetapi hasilnya semua akhirnya lari ke freighter," jelasnya kepada Bisnis.com, Rabu (22/7/2020).

Lebih lanjut, dia menyebut walaupun ada pergeseran tersebut, pengiriman melalui freighter tetap diutamakan karena harganya yang lebih murah dibandingkan dengan maskapai penumpang komersil. Pengiriman barang khusus biayanya mencapai tiga kali lipat.

Selain itu, hitungan per ton pun berbeda dan pengiriman melalui freighter disebutnya lebih murah. Sementara, freighter tetap lebih banyak walaupun bergeser ke freighter yg lain.

"Kondisinya pilihan terakhir ke komersil itu, kalau masih ada freighter pakai freighter karena lebih murah," ujarnya.

Ketua DPP Asperindo Mohamad Feriadi menyatakan bagi pelaku logistik semakin banyak operator angkutan barang via udara tentu akan semakin membuat harganya semakin kompetitif dan akan menciptakan iklim bisnis yang lebih sehat.

"Tentu dengan semakin banyaknya operator freighter ini akhirnya akan dapat membantu akselerasi perekonomian bangsa ini semakin cepat baik karena coverage nya tentu akan menjadi lebih luas," paparnya.

Di sisi lain, menurutnya, potensi bisnis yang ada di daerah pun yang tadinya belum tergarap dengan adanya armada yang bisa mengangkut kargo dapat membangun perekonomian suatu daerah terutama bagi kiriman-kiriman yang memang secara spesifikasi perlu dikirim secara cepat seperti makanan jadi ataupun perishable.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top