Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembeli Asing Properti Pollux (POLL) di Batam Turun 30 Persen

Perusahaan berupaya memaksimalkan semua saluran penjualan terutama pemasaran melalui media digital.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  19:08 WIB
Gambar apartemen Meistersatads Batam - istimewa
Gambar apartemen Meistersatads Batam - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Resesi ekonomi Singapura sangat berdampak pada sektor properti di Batam.

Director of Sales & Marketing PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) Maikel Tanuwidjaja mengatakan bahwa dampak resesi ekonomi Singapura sangat terasa pada penjualan rumah di Batam. Namun, porsi pembeli asing Pollux sekitar 10 persen dan sisanya masih dari pembeli lokal sehingga penjualan masih tetap ada.

"Masih tetap ada karena 90 persen pembeli lokal walaupun memang berkurang karena pademi Covid 19 ini," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (16/7/2020).

Dia menuturkan bahwa untuk pembeli properti asing pada produk propeti perseroan di Batam mengalami penurunan 30 persen dari total 10 persen segmen asing.

Adapun, strategi yang digunakan saat ini adalah perusahaan berupaya memaksimalkan semua saluran penjualan terutama pemasaran melalui media digital. Selain itu, perseroan memberi keringanan pembayaran dengan program cuti bayar selama 3 bulan untuk meringankan aliran kas dari konsumen.

Senior Advisor bidang Strategy & Transactions di Ernst & Young Bernardus Djonoputro berpendapat bahwa terdapat beberapa dampak penurunan ekonomi Singapura terhadap Batam.

Dampak tersebut terutama menurunnya secara drastis kunjungan penduduk Singapura membuat pergerakan pasar properti komersial dan pariwisata menjadi berkurang secara cepat.

Menurutnya, dahulu Batam dikenal sebagai kawasan penyangga pertumbuhan ekonomi Singapura untuk menangkap spillover economy dari Singapura. Namun, saat ini Batam menjadi tempat yang sulit untuk pengusaha Singapura akibat kondisi perburuhan dan berubahnya industri melalui otomatisasi menurunkan sektor manufaktur di Batam.

"Maka fokusnya kini harus pada penyediaan stock pariwisata dan ritel. Batam sebagai kota dengan jumlah penduduk di atas 1 juta orang dengan ekonomi lokal yang cukup besar. Batam juga semakin menarik sebagai tempat wisata akhir pekan bagi orang Singapura," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam pollux properties
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top