Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lahan Tanaman Tembakau Temanggung Susut 4.600 Hektare Tahun Ini

Areal tanaman tembakau di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, turun sekitar 4.600 hektare pada masa tanam 2020 dibandingkan dengan tahun lalu, karena imbauan bupati agar lahan dimaksimalkan untuk tanaman pangan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Juli 2020  |  09:25 WIB
Petani merawat tanaman tembakau jenis Mantili di lereng gunung Sindoro Desa Canggal, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2020). Sebagian besar petani di kawasan lereng gunung Sindoro, gunung Sumbing dan gunung Prau saat ini menanam tembakau yang puncak panen rayanya akan berlangsung pada bulan Agustus mendatang. ANTARA FOTO - Anis Efizudin
Petani merawat tanaman tembakau jenis Mantili di lereng gunung Sindoro Desa Canggal, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2020). Sebagian besar petani di kawasan lereng gunung Sindoro, gunung Sumbing dan gunung Prau saat ini menanam tembakau yang puncak panen rayanya akan berlangsung pada bulan Agustus mendatang. ANTARA FOTO - Anis Efizudin

Bisnis.com, JAKARTA - Areal tanaman tembakau di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, turun sekitar 4.600 hektare pada masa tanam 2020 dibandingkan dengan tahun lalu, karena imbauan bupati agar lahan dimaksimalkan untuk tanaman pangan.

"Tahun ini areal tanaman tembakau turun sekitar 4.600 hektare, yakni dari 18.700 hektare tahun lalu menjadi 14.100 hektare tahun ini," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung Masrik Amin di Temanggung, Senin.

Ia menyampaikan penurunan areal tersebut terkait dengan imbauan Bupati Temanggung agar di masa pandemi Covid-19 ini petani lebih mengutamakan tanaman pangan.

Masrik menyebutkan dengan produktivitas rata-rata 0,7 ton per hektare diperkirakan produksinya nanti mencapai 9.800 ton. "Harapannya dengan jumlah produksi tersebut nanti tembakau Temanggung bisa terserap oleh industri rokok semua," katanya.

Ia menuturkan Bupati Temanggung sudah melakukan komunikasi dengan pabrik rokok bahwa tahun ini tetap ada pembelian tembakau, namun diperkirakan ada pengurangan sekitar 20 persen.

"Dengan areal tanaman tembakau yang berkurang sekitar 4.600 hektare karena beralih ke tanaman pangan diharapkan produksi tembakau petani Temanggung nantinya bisa terserap semua," katanya.

Berdasarkan permintaan dua pabrik rokok kretek besar biasanya PT Gudang Garam setiap tahun rata-rata menyerap 8.500 ton dan PT Djarum sebanyak 4.500 ton.

Ia menyampaikan kondisi tanaman tembakau sekarang cukup bagus, cuma kemarin masih ada hujan, mudah-mudahan setelah itu tidak ada hujan sampai habis panen.

Tanaman tembakau sekarang sudah pada berbunga, terutama di kawasan Gunung Prahu.

Menurut dia, untuk varietas tanaman tembakau yang ditanam petani saat ini sebagian besar Kemloko yang merupakan khas tembakau Temanggung yang memiliki kualitas bagus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tembakau lahan pertanian tanaman pangan

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top