Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PUPR Sudah Bangun 4,83 Kilometer Tanggul Laut di Jakarta

Pembangunan tanggul laut sepanjang 33 kilometer di wilayah Jakarta dan Banten diperlukan untuk menangani pengamanan pesisir pantai di kedua provinsi.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 10 Juli 2020  |  16:48 WIB
Suasana di proyek pembangunan tanggul laut di Muara Baru, Jakarta Utara, Selasa (31/10). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Suasana di proyek pembangunan tanggul laut di Muara Baru, Jakarta Utara, Selasa (31/10). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan bahwa sejak dimulai pada 2014, proyek pembangunan tanggul laut untuk pengamanan pantai di utara Pulau Jawa khususnya Ibu Kota yang menjadi tanggung jawabnya sudah selesai 4,83 kilometer.

Direktur Sungai dan Pantai Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Bob Arthur Lombogia menjelaskan bahwa proyek ini bernama national capital integrated coastal development (NCICD).

"Untuk pengamanan pantai khususnya Ibu kota, PUPR memiliki program NCICD sejak 2014 lalu. Ini juga bukan hanya membangun tanggul pengamanan pantai, melainkan berkaitan dengan development atau pengembangan yang berkaitan dengan pihak lainnya seperti pemda DKI Jakarta," ujarnya kepada Bisnis, Jumat (10/7/2020).

Dari identifikasi kementerian, untuk wilayah Jakarta dan Banten diperlukan pembangunan tanggul laut sepanjang 33 kilometer guna menangani pengamanan pesisir pantai di daerah tersebut.

Dari pembicaraan dengan pemda DKI Jakarta, pengerjaan tanggul laut tersebut dibagi tugas dan PUPR mendapat pekerjaan pembangunan tanggul sepanjang 11 kilometer, sedangkan pemda DKI sepanjang 22 kilometer.

Dari rencana pembangunan tersebut, saat ini progresnya untuk di PUPR sudah terbangun tanggul laut sepanjang 4,83 kilometer dalam tiga tahapan pekerjaan, sedangkan pemda DKI sudah membangun sepanjang 4,42 kilometer.

"Dengan progres tersebut, kami membutuhkan sekitar 6,17 kilometer lagi yang perlu diselesaikan," ujarnya.

Sebelumnya proyek tanggul laut NCICD ini juga melibatkan pelaku swasta. Namun, sejak pemda DKI mencabut 13 izin pulau reklamasi, swasta memilih angkat kaki dari proyek tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

NCICD tanggul laut
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top