Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Revitalisasi TIM Mulai Babak Baru, Jakpro Buka 'Pagar Proyek'

Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) telah mencapai 25 persen, termasuk rampungnya pembangunan Masjid Amir Hamzah. Fase kedua segera dimulai, yang termasuk pembangunan Graha Bhakti Budaya, dan upgrading Planetarium.
Pekerja beraktivitas di lokasi Proyek Revitalisasi Kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta, Kamis (6/2/2020). Proses revitalisasi TIM yang ditargetkan selesai pada 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Pekerja beraktivitas di lokasi Proyek Revitalisasi Kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta, Kamis (6/2/2020). Proses revitalisasi TIM yang ditargetkan selesai pada 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) telah mencapai 25 persen, termasuk rampungnya pembangunan Masjid Amir Hamzah. Fase kedua segera dimulai, yang termasuk pembangunan Graha Bhakti Budaya, dan upgrading Planetarium.

Direktur Proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki dari BUMD Jakarta Propertindo (Jakpro) Luky Ismayanti menjelaskan rampungnya Masjid Amir Hamzah merupakan semangat baru menyelesaikan revitalisasi TIM secara keseluruhan.

"Dengan jadinya masjid ini tentunya semangat kami bertambah. Satu sudah diresmikan, pasti ingin yang lain juga bisa segera dilihat hasilnya seperti apa," ujarnya ketika dikonfirmasi Bisnis, Minggu (5/7/2020).

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meresmikan Masjid Amir Hamzah pada Jumat (3/7/2020), didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, dan Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla.

Anies berharap besar bahwa masjid baru ini mampu menjadi penopang proses kreatif dan mengakomodasi kebutuhan beribadah di tengah kegiatan di TIM yang beragam.

Luky mengungkap bahwa revitalisasi TIM di atas kawasan 72.551 m2 ini secara keseluruhan telah mencapai 25 persen, termasuk rampungnya Masjid Amir Hamzah.

"Secara keseluruhan masa bangunan yang akan dikerjakan cukup banyak. Target kami setelah Masjid Amir Hamzah ini adalah parkir taman di depan. Kalau jadi, pagar proyek bisa kami buka dan dari Cikini Raya sudah bisa dilihat cakep banget. Seperti bukit dari depan naik ke atasnya area hijau," jelasnya.

Luky menjelaskan pada Fase I ini yang dikejar untuk terealisasi dalam waktu dekat setelah Masjid Amir Hamzah, yakni gedung parkir dan gedung panjang tempat Pusat Dokumentasi Sastra H.B Jassin baru akan berdiri.

"Setelah itu di Fase II yang akan direvitalisasi adalah Graha Bhakti Budaya, pusat latihan seni, upgrading Planetarium, dan teater halaman, serta melengkapi lanskap dan infrastruktur keseluruhan," tambahnya.

Penuntasan Polemik

Proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) sempat terganjal oleh penolakan beberapa pihak seniman, terutama Forum Seniman Peduli TIM. Mereka menganggap Jakpro hanya menerima masukkan dari pihak seniman yang pro, seperti Dewan Kesenian Jakarta.

Menurut mereka, banyak pihak yang walaupun tak secara resmi ikut dalam kepengurusan, justru berdampak besar dalam memakmurkan dan meramaikan TIM.

"Sekarang, alhamdulillah sudah kondusif. Kami secara paralel menggelar FGD berkelanjutan. Jadi tiap masa bangunan itu kita diskusikan," jelasnya.

Harapannya, akomodasi keinginan para seniman dan berbagai stakeholder mampu mendorong percepatan dari target soft opening pada kuartal ketiga 2021, dan menuntaskan penugasan gubernur secara baik sesuai Peraturan Gubernur No 63/2019 tentang Penugasan Jakpro untuk Revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta TIM.

"Diskusi terakhir, FGD parsial untuk planetarium dan pusat latihan seni. Berjalan stimultan, ada masukan apa, kami revisi, kami lihat lagi, sampai kira-kira dapat, kami lihatkan lagi buat bangunan berikutnya. Dengan begini rasa kepemilikannya TIM untuk semua stakeholder harapannya bisa lebih kuat, karena keinginan banyak pihak bisa diakomodasi," jelasnya.

Sekadar informasi, total investasi Pemprov DKI Jakarta lewat Penyertaan Modal Daerah (PMD) terkait dengan penugasan ini totalnya Rp1,8 triliun yang terbagi tiga tahap. Pada 2019 sebesar Rp200 miliar, pada 2020 sebesar Rp1,15 triliun, dan pada 2021 sebesar Rp450 miliar.

Terkini, Jakpro tengah menggenjot pembangunan konstruksi entrance area, termasuk parkir dan landskap, perpustakaan dan Wisma TIM yang mencapai proyek substruktur

Disusul rampungnya konstruksi gedung perpustakaan baru dan konstruksi struktur utama, atap, arsitektur, MEP, dan roof garden bangunan Wisma TIM, serta pekerjaan landskap luar ruang.

Ditutup dengan pekerjaan mulai awal 2021, yakni rampungnya konstruksi Asrama Seni Budaya, rampungnya upgrade area Planetarium, Graha Bhakti Budaya, dan interior dan finishing Wisma TIM.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Aziz Rahardyan
Editor : Fatkhul Maskur
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper