Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

New Normal, Hunian Konsep TOD Bakal Tetap Diminati

Dalam masa new normal, tinggal di hunian TOD memberikan kemudahan bagi penghuninya untuk melakukan mobilitas ke tempat mereka beraktivitas.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  17:12 WIB
Pengunjung mencoba virtual reality disamping maket hunian terintegrasi transportasi Stasiun Rawa Buntu yang dibangun dengan konsep Transit oriented Development (TOD) di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (10/12/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Pengunjung mencoba virtual reality disamping maket hunian terintegrasi transportasi Stasiun Rawa Buntu yang dibangun dengan konsep Transit oriented Development (TOD) di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (10/12/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 mengharuskan orang untuk jaga jarak dan bekerja dari rumah. Banyak pula yang beripikir dua kali untuk naik kendaraan umum. Lalu bagaimana nasib hunian yang mengandalkan sarana transportasi umum atau TOD sebagai fasilitas utama?

Manager Research & Consultancy Coldwell Banker Commercial Angra Angreni mengatakan, belum ada indikasi bahwa krisis akibat pandemi Covid-19 bisa mematikan permintaan pada hunian berkonsep transit oriented development (TOD).

Pasalnya, di masa new normal, orang akan kembali beraktivitas seperti biasa. Sementara itu, tinggal di hunian TOD memberikan kemudahan bagi penghuninya untuk melakukan mobilitas ke tempat mereka beraktivitas.

“Pada saat pandemi ataupun post-pandemi, mayoritas orang tetap butuh beraktivitas. Bahkan di saat masih krisis pandemi sekarang pun, orang tetap butuh melakukan mobilitas sebagai bagian dari aktivitasnya,” katanya kepada Bisnis.com, Kamis (18/6/2020).

Adapun, kebijakan kerja dari rumah juga perlahan dikurangi untuk membuat roda perekonomian berjalan sebagaimana mestinya dan tidak akan selamanya dilakukan. Tanpa kendaraan umum, tidak ada jaminan bahwa mobilitas akan baik-baik saja, atau akan berjalan sebagaimana mestinya tanpa ada gangguan.

“Lagi pula, tidak semua orang memiliki kendaraan pribadi, bahkan yang memiliki kendaraan pribadi pun, di tengah pandemi ini malah masih memilih kendaraan umum sebagai alternatif transportasi menuju tempat kerjanya karena lebih hemat biaya, waktu, dan energi,” imbuh Angra.

Menurutnya, belum ada hal yang mengindikasikan bahwa krisis pandemi ini akan mematikan konsep TOD, karena orang masih perlu untuk melakukan mobilitas.

Sebagai salah satu strategi memasarkan produk TOD saat ini, Angra mengatakan bahwa pengembang perlu sekali untuk memahami dan empati pada kondisi saat ini. Meskipun sudah ada standar protokol kesehatan yang disarankan pemerintah, akan lebih baik pengembang meningkatkan standar protokol kesehatan tersebut.

“Hal itul akan menjadi poin penting untuk memberikan rasa aman kepada pembeli. Dengan melihat adanya tindakan lebih terkait upaya menjamin kebersihan dan kesehatan, saya yakin akan memberikan dampak positif dan meningkatkan kepercayaan pembeli,” jelas Angra.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti tod
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top