Ketua APPBI DKI Jakarta: Pembukaan Pusat Belanja Perlu Waktu Persiapan

APPBI DKI Jakarta menyebutkan rencana pembukaan pusat perbelanjaan perlu waktu sehingga harus disiapkan sejak lama sebelum rencana pembukaan kembali pada 15 Juni.
Suasana lengang terlihat di salah satu pusat perbelanjaan usai adanya anjuran untuk menjaga jarak sosial dan beraktivitas dari rumah untuk mencegah penyebaran virus corona di Jakarta, Senin (23/3/2020). Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) juga memprediksi penurunan penjualan ritel kuartal pertama 2020 turun hingga 0,4 persen dibanding dengan kuartal pertama tahun lalu. Bisnis/Nurul Hidayat
Suasana lengang terlihat di salah satu pusat perbelanjaan usai adanya anjuran untuk menjaga jarak sosial dan beraktivitas dari rumah untuk mencegah penyebaran virus corona di Jakarta, Senin (23/3/2020). Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) juga memprediksi penurunan penjualan ritel kuartal pertama 2020 turun hingga 0,4 persen dibanding dengan kuartal pertama tahun lalu. Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia DKI Jakarta (APPBI DKI Jakarta) Ellen Hidayat mengungkapkan jika pembukaan suatu mall tidak bisa dilakukan secara langsung dan perlu waktu untuk persiapan.

“Kami masih harus memberitahukan kepada karyawan, tenant-tenant, dan melakukan sejumlah persiapan dari A hingga Z. Misalnya hari ini diumumkan, besok langsung buka, itu tidak bisa” ujar Ellen dalam video konferensinya pada Kamis (4/6/2020).

Ellen mengungkapkan jika pihaknya sudah bersiap-siap dari sejak lama. Adapun, bulan Juni ini adalah periode transisi dan mall diizinkan buka tanggal 15 Juni. Selama proses masa transisi tersebut, pihaknya sudah memiliki 80 anggota pusat perbelanjaan khusus DKI Jakarta.

Pihaknya juga telah mendapat surat edaran dari Menteri Kesehatan dan Menteri Perdagangan sebagai pedoman dibukanya pusat perbelanjaan. Pedoman dari Menteri Kesehatan dan Menteri Perdagangan tersebut akan menjadi penyempurna pedoman yang sudah dimiliki oleh APPBI DKI Jakarta.

Ellen mengungkapkan jika pihaknya tidak bisa hanya sekedar menunggu arahan saja, tapi para pengelola mall harus bersiap di setiap kondisi karena proses pembukaan pusat belanja tidaklah mudah.

“Dengan adanya Covid-19, kita tidak bisa menunggu. Mau tidak mau, senang tidak senang berani atau tidak berani, kita akan melalui masa transisi menuju new normal," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Devi Sri Mulyani
Editor : Ropesta Sitorus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper