Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Anggaran Pembangunan 5 Kawasan Pariwisata Tidak Dipangkas

Menteri Basuki memastikan tidak ada pembatalan kontrak proyek dalam anggaran Rp44 triliun yang dipangkas untuk penanganan Covid-19.
Sejumlah wisatawan berjalan di halaman Candi Borobudur di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (13/2/2020)./ ANTARA - Anis Efizudin
Sejumlah wisatawan berjalan di halaman Candi Borobudur di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (13/2/2020)./ ANTARA - Anis Efizudin

Bisnis.com, JAKARTA — Kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyampaikan perkembangan pembangunan lima kawasan strategis pariwisata nasional yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Manado—Likupang.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pembangunan lima KSPN pada tahun ini dengan anggaran Rp6,4 triliun tidak dipangkas karena merupakan proyek strategis nasional (PSN).

"Harapannya setelah pandemi Covid-19 berakhir, proyek ini paling cepat bisa menumbuhkan perekonomian kembali," katanya dalam konferensi pers virtual bersama Kemenko Perekonomian Airlangga Hartarto, Jumat (29/5/2020).

Lebih lanjut, sejumlah kontrak dengan total nilai mencapai Rp5,1 triliun telah ditandatangani dan beberapa pekerjaan di antaranya telah dimulai seperti di kawasan Danau Toba.

Di sana telah dilakukan penaataan Pantai Parapat termasuk perbaikan jalan, gapura, dan penataan pasar. Kemudian, di kawasan Borobudur tengah dibangun jalan akses di beberapa gerbang masuk agar turis bisa lebih mudah menuju ke sana.

"Di Mandalika, kami menyiapkan jalan akses dari bandara internasional di Lombok sepanjang 17 kilometer. Ini sudah selesai lelangnya yakni tiga paket dan segera dimulai pekerjaannya pada tahun ini dan diharapkan pada 2021 bisa selesai," kata Basuki.

Di kawasan Labuan Bajo, sambungnya, semua kegiatan pembangunan sudah berkontrak, sedangkan di Likupang sudah dilakukan perawatan pantai Malalayang di Manado.

Selain itu, Menteri Basuki memastikan bahwa tidak ada pembatalan kontrak proyek dalam anggaran Rp44 triliun yang dipangkas untuk penanganan Covid-19, tetapi hanya ditunda dan menjadi prioritas pada 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Zufrizal

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper