Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masih Marak, Penyelundupan Rokok Ilegal Kembali Digagalkan di Jawa Tengah

Bea Cukai Kanwil DJBC Jateng DIY dan Bea Cukai Tegal berhasil mengamankan 1 unit truk yang mengangkut ratusan ribu batang rokok illegal di Brebes, Jawa Tengah.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 24 Mei 2020  |  10:42 WIB
Ilustrasi rokok. - Istimewa
Ilustrasi rokok. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bea Cukai Kanwil DJBC Jateng DIY dan Bea Cukai Tegal berhasil mengamankan 1 unit truk yang mengangkut ratusan ribu batang rokok illegal di Jl. Pejagan - Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah. 

Sopir dan kernet berinisial (AY) dan (MI) mengaku tidak mengetahui bahwa muatan yang dibawa berisi rokok illegal. Keduanya bingung ketika diberhentikan petugas Bea dan Cukai pada Jumat, 22 Mei 2020, pkl. 12.00 WIB. Mereka hanya tahu bahwa muatan yang mereka bawa adalah buah-buahan yang akan dikirim ke wilayah Sumatera.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto mengatakan bahwa keberhasilan penindakan rokok illegal menjelang lebaran ini merupakan prestasi. Di saat banyak orang fokus beribadah di bulan Ramadan dan menerapkan physical distancing, petugas Bea Cukai tetap bekerja mengamankan keuangan negara.

"Saat ini negara sedang membutuhkan anggaran yang banyak untuk menanggulangi permasalahan ekonomi dan kesehatan sebagai akibat pandemi Covid-19," kata Tri dalam keterangan resminya, Minggu (24/5/2020).

Tri meminta agar jajarannya tetap waspada dan menggalang informasi sebanyak-banyaknya dari masyarakat dan pemangku kepentingan dan terus menggempur rokok ilegal sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap APBN.

Sementara itu Moch. Arif Setijo Nugroho, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Jateng DIY, menginformasikan bahwa penindakan berawal dari informasi yang diperoleh dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman rokok illegal dari Jepara ke Sumatera dengan menggunakan truk pada hari Jumat 22 Mei 2020.

Tim segera melakukan penelusuran di lapangan sambil terus mengumpulkan informasi intelijen. Sadar bahwa target telah melewati wilayah Semarang, Tim segera berkoordinasi dengan Bea Cukai Tegal sambil melakukan pengejaran.

Di Jalan Pejagan – Bumiayu, Brebes, tim gabungan melakukan penghentian terhadap sebuah truk yang dicurigai sebagai target. Awalnya tim ragu karena seluruh muatan menggunakan palet kayu yang tidak lazim digunakan untuk mengemas rokok. Beberapa palet pun dibuka namun yang ditemukan hanya buah-buahan.

Tim memutuskan untuk membawa truk ke kantor Bea Cukai Tegal untuk pemeriksaan mendalam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, akhirnya tim mendapati bahwa selain buah-buahan berupa salak, jeruk dan buah naga, muatan juga berisi 442.000 batang rokok merk S&M Bold Edition, tanpa pita cukai.

Nilai barang hasil penindakan tersebut diperkirakan sebesar Rp450.840.000 sehingga potensi kerugian negara yang berhasil diamankan mencapai Rp262.247.440 yang terdiri dari Cukai, Pajak Rokok dan PPn Hasil Tembakau.

Pengirim diduga sengaja ingin mengelabuhi petugas dengan mengemas rokok dengan kemasan palet kayu, yang pada umumnya digunakan untuk barang pecah belah atau barang rawan rusak seperti buah-buahan dan makanan. Pengirim rela mengeluarkan biaya tambahan yang tidak sedikit untuk mengirim barang dengan modus tersebut.

Hingga saat ini, Bea Cukai Jateng DIY berhasil melakukan 107 penindakan, dengan jumlah rokok illegal sebesar 13.19 juta batang, dan potensi kerugian negara yang diamankan mencapai Rp8.33 Milyar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bea Cukai Cukai Rokok rokok ilegal
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top