Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasca-Covid-19, Turis dari 3 Negara Ini Diharapkan Kunjungi RI

Kemenparekraf terus menyosialisasikan gerakan di dalam negeri guna memulihkan sektor pariwisata.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 23 Mei 2020  |  12:40 WIB
Suasana Taman Wisata Candi Prambanan di Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (20/3/2020). Pihak PT Taman Wisata Candi (TWC) menutup sementara Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko menutup sementara dari hari Jumat (20/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020) untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19 di destinasi pariwisata. ANTARA FOTO - Hendra Nurdiyansyah
Suasana Taman Wisata Candi Prambanan di Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (20/3/2020). Pihak PT Taman Wisata Candi (TWC) menutup sementara Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko menutup sementara dari hari Jumat (20/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020) untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19 di destinasi pariwisata. ANTARA FOTO - Hendra Nurdiyansyah

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan bahwa pasar wisatawan mancanegara dari Asia Timur terutama Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan akan menjadi yang paling cepat pulih di tengah pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, pulihnya sektor pariwisata negara tersebut diharapkan dapat diiringi dengan keinginan untuk mengunjungi Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya mengemukakan bahwa pihaknya terus menyosialisasikan gerakan di dalam negeri guna memulihkan sektor pariwisata. Salah satunya adalah Gerakan Indonesia Bersih, Sehat, dan Aman (Cleanliness, Health, and Safety).

"Upaya ini penting untuk menjaga kepercayaan terhadap citra pariwisata Indonesia dengan menyampaikan kebijakan terkini dan product update pariwisata Indonesia," kata Nia melalui siaran pers, Sabtu (23/5/2020).

Lebih lanjut, Nia menjelaskan bahwa pasar short haul, termasuk ketiga negara tersebut diproyeksi mengalami pemulihan pascapandemi yang lebih cepat dibandingkan dengan fokus pasar (negara) lainnya.

Dari catatan yang dihimpun dari berbagai sumber, hasil statistik yang didapatkan di setiap pasar (per 18 Mei 2020), Chinese Taipei melalui situs resminya di http://www.cdc.gov.tw menyebutkan bahwa perkembangan penyebaran pandemi Covid-19 sudah mencapai 0 kasus, tidak ada kasus baru yang muncul.

Adapun, Korea Selatan melalui situs resminya: http://www.ncov.mohw.go.kr, menyebutkan kasus positif di negaranya sejumlah 15 orang dengan penambahan jumlah kematian 1 orang. Untuk pasar Jepang melalui situs resminya http://www.covid19japan.com, disebutkan kasus positif Covid-19 sebanyak 23 orang.

"Dengan penyampaian kebijakan terkini dan product update produk pariwisata Indonesia ke ketiga negara pasar tersebut diharapkan brand awareness pariwisata Indonesia tetap terjaga," kata Nia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata covid-19
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top