Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

AP I: Aktivitas Bandara Sultan Hasanuddin Tertinggi saat Pandemi

Angkasa Pura I (Persero) mengungkapkan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar mencatatkan aktivitas tertinggi dibandingkan dengan 15 bandara lain yang dikelola.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  22:07 WIB
Suasana ruang keberangkatan Bandara Sultan Hasanudin, Makassar Sulawesi Selatan masih tampak sepi pada hari Kamis (7/5/2020). Meski pemerintah telah membuka penerbangan, namun aktivitas di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih belum tampak calon penumpang. - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Suasana ruang keberangkatan Bandara Sultan Hasanudin, Makassar Sulawesi Selatan masih tampak sepi pada hari Kamis (7/5/2020). Meski pemerintah telah membuka penerbangan, namun aktivitas di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih belum tampak calon penumpang. - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) mengungkapkan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar mencatatkan aktivitas tertinggi, dengan kontribusi hingga 21,7 persen dari total realisasi jumlah penumpang di 15 bandara lain yang dikelola perseroan selama pandemi Covid-19.

Vice President Corporate Secretary AP I Handy Heryudhitiawan mengatakan berdasarkan data 21 Mei 2020, bandara berkode UPG tersebut telah melayani 1.103 orang. Adapun, pergerakan pesawat mencapai 49 pergerakan pada hari yang sama.

Sementara secara keseluruhan untuk 15 bandara, terdapat 5.075 penumpang yang telah dilayani perseroan dalam waktu sama. Hal tersebut didukung dengan 272 pergerakan pesawat.

"Mayoritas didominasi rute domestik karena Bandara UPG berperan sebagai hub Indonesia untuk menghubungkan wilayah bagian barat dan timur," kata Handy, Jumat (22/5/2020).

Dia menuturkan beberapa rute domestik yang banyak digunakan penumpang selama pandemi Covid-19 antara lain Jakarta-Makassar-Haluoleo (Sulawesi Tenggara). Selain itu, Semarang-Makassar dan Makassar-Balikpapan. Kendati demikian, aspek pembatasan jumlah penumpang untuk setiap penerbangan tetap harus dipatuhi.

Pihaknya menjelaskan sejak diizinkannya kembali penerbangan orang dengan pembatasan selama masa larangan mudik pada 7 Mei 2020 oleh Menteri Perhubungan, seluruh bandara AP I menyiapkan mekanisme pengaturan operasional di lapangan agar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Hal itu, lanjutnya, dapat dilihat dari rekayasa alur keberangkatan penumpang di bandara yang terdiri dari 5 pos pemeriksaan dengan pengaturan jarak minimal dan waktu periksa agar tidak terjadi penumpukan.

Adapun, alur lima pos pemeriksaan penumpang yang akan berangkat melalui bandara, yaitu pos pemeriksaan pintu masuk keberangkatan, pos pemeriksaan dokumen kesehatan, pemeriksaan dokumen final, proses check-in, dan pos pemeriksaan sebelum security check point (SCP) 2.

Sebagai catatan, imbuhnya, apabila terdapat berkas yang tidak lengkap pada tiap pos pemeriksaan tersebut, maka calon penumpang tidak diperbolehkan melanjutkan ke tahap pemeriksaan selanjutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angkasa pura i
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top