Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemarin, AP I Layani 5.075 Penumpang dan 272 Pergerakan Pesawat

Angkasa Pura I melaporkan jumlah penumpang yang melakukan penerbangan melalui 15 bandara yang dikelola perseroan mencapai 5.075 orang pada 21 Mei 2020.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  22:05 WIB
Kemarin, AP I Layani 5.075 Penumpang dan 272 Pergerakan Pesawat
PT Angkasa Pura I (Persero) menerapkan social distancing di Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar. - Dok. Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) melaporkan jumlah penumpang yang melakukan penerbangan melalui 15 bandara yang dikelola perseroan mencapai 5.075 orang pada 21 Mei 2020.

Vice President Corporate Secretary AP I Handy Heryudhitiawan mengatakan seluruh penumpang tersebut diangkut menggunakan pesawat yang telah melakukan 272 pergerakan. Adapun, muatan kargo dalam waktu yang sama mencapai 882.522 kg.

"Sejauh ini masih landai dan tetap sama dengan operasional pada hari-hari sebelumnya saat ada pandemi Covid-19," kata Handy, Jumat (22/5/2020).

Dia menyebut Bandara Sultan Hasanuddin Makassar adalah yang paling banyak melayani penumpang, tercatat ada 1.103 orang. Adapun, pergerakan pesawat mencapai 49 pergerakan pada hari yang sama.

Pihaknya menjelaskan sejak diizinkannya kembali penerbangan orang dengan pembatasan selama masa larangan mudik pada 7 Mei 2020 oleh Menteri Perhubungan, seluruh bandara AP I menyiapkan mekanisme pengaturan operasional di lapangan agar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Hal itu, lanjutnya, dapat dilihat dari rekayasa alur keberangkatan penumpang di bandara yang terdiri dari 5 pos pemeriksaan dengan pengaturan jarak minimal dan waktu periksa agar tidak terjadi penumpukan.

Adapun, alur 5 pos pemeriksaan penumpang yang akan berangkat melalui bandara, yaitu pos pemeriksaan pintu masuk keberangkatan, pos pemeriksaan dokumen kesehatan, pemeriksaan dokumen final, proses check-in, dan pos pemeriksaan sebelum security check point (SCP) 2.

Sebagai catatan, imbuhnya, apabila terdapat berkas yang tidak lengkap pada tiap pos pemeriksaan tersebut, maka calon penumpang tidak diperbolehkan melanjutkan ke tahap pemeriksaan selanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angkasa pura i
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top