Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gelontor Rp132 Miliar, KAI Bayar THR Pegawai

Kereta Api Indonesia telah merogoh kocek senilai Rp132 miliar untuk membayarkan THR kepada pegawainya dan berusaha tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 18 Mei 2020  |  18:35 WIB
Didiek Hartantyo, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia. ANTARA
Didiek Hartantyo, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia. ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan telah merogoh kocek senilai Rp132 miliar untuk membayarkan tunjangan hari raya (THR) kepada pegawainya dan berusaha tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan pihaknya memilih untuk membayarkan THR dengan metode paling minimal, yakni hanya berdasarkan take-home pay (THP). Perseroan harus mengeluarkan biaya sekitar Rp250 miliar jika menggunakan perhitungan normal. 

"Pesannya jelas, kami tetap memperhatikan pegawai kami. THR tetap dibayarkan, gaji tidak ada pemotongan, dan tidak ada PHK," katanya saat mengunjungi kantor redaksi Bisnis Indonesia, Senin (18/5/2020).

Didiek menyatakan strategi yang akan perseoan jalankan dalam manajemen krisis adalah melindungi tenaga kerja. Adapun, hingga saat ini belum ada kasus positif yang berasal dari stasiun kereta api. 

Sementara itu, Didiek mendata saat ini ada 200 pegawai PT KAI yang sakit, sedangkan sekitar 9-11 orang di antaranya merupakan pasien Covid-19 yang terkonfirmasi positif. Namun demikian, jumlah kasus terkonfirmasi posiif tidak terlalu banyak dengan aktivitas stasiun kereta api yang cukup ramai. 

Pada kesempatan yang sama, Direktur SDM dan Umum KAI Agung Yunanto mengatakan sudah mengatur protokol beraktivitas bagi karyawan PT KAI maupun penumpang pada masa pandemi Covid-19. Saat ini protokol tersebut sedang dalam tahap finalisasi.

"Visi saya mentransformasi bukan hanya di transportasi saja, tapi di ekosistem transportasi. Bukan saja mentransformasi SDM PT KAI, tapi juga ekosistem SDM transportasi," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top